Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 17 Juni 2026
PDIP Tak Rela Jokowi Dilirik Rhoma Irama
Jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. PDI Perjuangan angkat bicara terkait ketertarikan Rhoma Irama meminang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sebagai pasangannya di Pilpres 2014 nanti.
Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristyanto menilai pernyataan Rhoma Irama tersebut sebagai sebuah strategi untuk menaikan popularitas saja.
"Dengan gaya Rhoma ini, seolah ukuran pemimpin nasional adalah elektabilitas sehingga dia berusaha merangkul mereka yang punya efek elektoral, sah-sah saja," ujar Hasto di Jakarta, Selasa (3/12/2013).
Menurutnya, pernyataan Rhoma Irama ini bertolak belakang dengan apa yang pernah disampaikannya pada Pilgub DKI Jakarta tahun 2012 lalu dimana Rhoma pernah menyampaikan pernyataan yang berbau SARA kepada pasangan Jokowi-Ahok.
"Kami ingat pada pilgub masa lalu ada pernyataan Rhoma Irama kepada Jokowi," imbuhnya.
Hasto mengatakan, PDI Perjuangan sendiri memiliki pertimbangan khusus untuk Pilpres 2014 mendatang. Dimana PDI Perjuangan menginginkan sosok pemimpin masa depan yang memiliki platfom kebangsaan yang jelas.
"Yang kami pahami, pemimpin itu kan betul-betul yang harus pahami prinsip kebangsaan, sistem kesejahteraan, keadilan, dan ketuhanan di masa lalu," tandasnya seperti dilansir inilah.com.
Sebelumnya, kandidat calon presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rhoma Irama mengklaim dirinya cocok jika berpasangan dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).
"Di dalam politik tidak ada yang tidak mungkin. Misalnya Rhoma nanti maju dengan Jokowi, itu nanti adalah pasangan ideal," kata Rhoma, di Jakarta, Selasa (3/12/2013).
Dia merasa memiliki kesamaan dengan Jokowi. "Saya lihat beliau (Jokowi) orang yang merakyat. Dangdut itu juga kan segmennya rakyat dan punya rakyat," ujarnya. (bbn/inilah)
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun