Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Selangkah Lagi Uruguay Legalkan Ganja
uruguay
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Montevideo. Selangkah lagi Uruguay bakal ditahbiskan sebagai negara pertama di dunia yang melegalisasi mariyuana alias ganja.
Pada Selasa (10/12/2013), Senat Uruguay pertama kali mengadakan pemungutan suara soal ganja yang bakal mengatur produksi dan penjualan kanabis untuk orang dewasa cuma seharga US$ 1 per gram.
Legalisasi yang diajukan oleh Presiden Jose Mujica itu sudah disetujui oleh majelis rendah di kongres pada Juli lalu. Banyak yang yakin Rancangan Undang-undang Ganja ini bakal lolos karena banyak pendukung Mujica yang duduk di majelis tinggi kongres.
Aturan produksi dan penjualan ganja ini dimaksudkan sebagai eksperimen sosial demi mengurangi kejahatan yang terkait dengan kejahatan. Lebih dari setahun Muji, kini berusia 78 tahun, aktif berkampanye untuk membuat undang-undang yang member kekuasan mengendalikan peredaran dan konsumsi ganja. Ia juga meminta pemerintah asing mendukung uoayanya ini.
“Kita meminta dunia membantu kami dengan eksperimen ini, yang membolehkan melakukan eksperimen sosial dan politik demi menghadapi problem serius – peredaran obat-obatan terlarang,” ujar Mujica dalam wawancara dengan koran Folha Sao Paulo, Brasil.
“Efek peredaran bebas narkoba sebenarnya lebih buruk dari pada narkobanya sendiri,” tambah Mujica, seperti ditulis RT Online, Selasa (10/12/2013).
Sang presiden menekankan bahwa Uruguay tak akan menjadi tanah yang “bebas ganja,” sembari menambahkan bahwa pemerintahnya berencaba mengatur pasar yang sebetulnya sekarang sudah ada. “Kita tidak bisa menutup mata. Terbukti jalan represi ternyata gagal,” kata Mujica.
Pemerintah Uruguay akan menetapkan kode genetik tunggal di tanaman ganja agar bisa mengendalikan masuknya ganja “liar” ke Uruguay. Kalau ternyata eksperimen ini gagal, pemerintah tak akan mencabut keputusannya, jelas Mujica.
Ide controversial Mujica ini sudah barang tentu ditentang masyarakat. Survei membuktikan, 61% responden menyatakan tak setuju dengan legalisasi ganja. Negara-negara tetangga Uruguay pun khawatir ganja Uruguay bakal merembes masuk ke negeri sepak bola itu.
Senin (9/12/2013), seorang anggota parlemen Uruguay dari kubu oposisi mengemukakan perlunya menggelar referendum soal legalisasi ganja ini, tulis The Guardian, koran Inggris. “Biar rakyat yang menentukan,” kata anggota parlemen ini.[bbn/inilah.com]
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3790 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1736 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang