Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
30 Murid SD 1 Wanagiri Keracunan Makanan
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBali.com, Tabanan. Sebanyak 30 murid SD 1 Wanagiri, Kecamatan Selmadeg, Tabanan mengalami keracunan makanan, Senin pagi (30/12).
Keracunan anak-anak SD 1 Wanagiri itu diduga karena mengkonsumsi nasi goreng yang dibeli di kantin sekolah.
Kepala Sekolah SD 1 Wanagiri I Gusti Adnyana Wiantara mengatakan, pagi kemarin murid SD 1 Wanagiri masuk hari pertama setelah liburan semester. Murid masuk tidak mendapatkan pelajaran hanya bersih-bersih. Sekitar pukul 09.00 Wita, empat muridnya mengalami muntah – mutah. Karena tidak curiga anak didiknya mengalami keracunan, ia pun menyuruh ke-empat anak yang sakit itu pulang lebih awal.
“Saya tidak menyangka kalau empat anak yang muntah-muntah itu keracunan,” jelasnya. Sekitar pukul 10.00 Wita, sekolah kemudian dipulangkan karena sudah selesai bekerja bakti membersihkan sekolah. Saat dalam perjalanan pulang ke rumahnya, Wiantara ditelpon oleh kelihan dinas banjar Sawan, Desa Wanagiri. Yang mengatakan kalau banyak anak-anak yang mutah-muntah dan pusing.
“Mendapat informasi banyak anak-anak yang muntah, saya kemudian balik ke sekolah lalu menjenguk satu persatu anak-anak,” jelasnya. Jumlah anak-anak yang muntah semakin banyak. Ia bersama warga dan orang tua murid kemudian melarikan anak-anak ke Puskesemas terdekat. Kemudian turun bantuan dari Dinas Kesehatan Tabanan yang merujuk beberapa anak-anak untuk menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Tabanan. “Menurut keterangan anak-anak, saat jam istirahat sempat membeli nasi goreng di kantin sekolah,” jelasnya.
Sementara itu dari 30 murid yang menjalani perawatan satu diantaranya siswi SMP 2 Selemadeg yakni Putu Ayu Ratna Asri Utami (14). Utami saat itu sempat mampir ke kantin SD 1 Wanagiri untuk membeli nasi goreng.
Kadek Yupa Adi Amerta (7) yang dirawat di RSUD Tabanan mengatkan, sekitar pukul 09.30 Wita ia membeli nasi gorang di kantin sekolah. Selain membeli nasi goreng, Amerta yang duduk di kelas 1, juga membeli minuman segar sari rasa strawberry. Namun sekitar pukul 11.00 Wita, ia mengalami muntah–muntah dan kepalanya pusing. Oleh orang tuanya, Made Gunawan (40), Amerta kemudian dibawa ke puskesmas terdekat untuk medapatkan pengobatan.
“ Anak saya kemudian dirujuk ke RSUD Tabanan, untuk mendapatkan perawatan,”jelasnya. Gunawan menambahkan,anaknya mengaku di sekolah sempat membeli nasi goreng dan minuman segar sari. “Mungkin karena mengkonsumsi nasi goreng itu anak saya muntah-muntah,” jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr Nyoman Suratmika mengatakan pihaknya sudah menangani kasus keracunan makanan yang diderita murid SD 1 Wanagiri. Sejauh ini pihaknya masih meneliti apakah penyebab keracunan itu karena nasi goreng yang dikonsumsi dan dibeli dari kantin sekolah. “Nasi gorengnya sedang kita periksa dan sedang kita cek lab,” jelasnya.
Sementara itu, dari 30 murid yang muntah muntah , sebanyak 17 orang dirujuk ke RSUD Tabanan untuk mendapatkan penanganan medis.(nod)
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang