Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Jalan Terbuka Pramono Edhie Menuju RI-1
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Calon presiden peserta konvensi Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo memiliki prasyarat untuk maju dalam Pemilihan Presiden 2014 mendatang. Latar belakang sebagai tentara menjadi modal yang tidaklah kecil. Penampilan Pramono Edhie Wibowo sederhana. Tidak seperti tokoh lainnya bila diundang, ia datang lebih cepat dalam acara rutin diskusi Inilah Demokrasi yang menghadirkan Pramono Edhie Wibowo dan pengamat Salim Said pada Minggu (23/2/2014). Sikap yang jarang dimiliki tokoh yang namanya tengah melambung.
Secara lugas, Pramono mengatakan dirinya sebenarnya tidak memiliki cita-cita untuk menjadi presiden. Menurut dia, posisi presiden tidak masuk daftar sebagai cita-citanya. "Menjadi presiden tidak masuk dalam cita-cita saya. Saya sudah dapat apa yang diinginkan," kata Pramono, di Jakarta, Minggu (23/2/2014).
Dalam kesempatan tersebut, Pramono mengungkapkan banyak tudingan kepada dirinya bila ia merupakan anak emas SBY di Partai Demokrat, baru masuk Partai Demokrat namun mendapat posisi penting di Partai Demokrat. Padahal, kata Pramono, surat keputusan menjadi anggota dewan pembina tidak hanya dirinya saja.
"Kalau I Made Mangku Pastika boleh jadi anggota dewan pembina, masa saya bintang empat tidak boleh. Bahkan Dede Yusuf mantan wagub Jabar boleh. Saya tidak bisa dilepaskan adik ipar SBY sejak menjadi Kopral Taruna masak sejak SBY menjadi presiden tidak boleh mengaku adik ipar SBY," kata mas Edhie, demikian ia kerap disapa.
Pramono juga membantah rumor yang menyebutkan bila dirinya akan menjadi Ketua Umum Partai Demokrat selepas SBY. Menurut dia, sejak masuk Partai Demokrat, ia memberi syarat kepada SBY bahwa dirinya tidak mau menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. "Boleh tanyakan langsug ke SBY, saya minta ke SBY, waktu awal masuk Partai Demokrat, saya bilang tidak mau menjadi Ketua Umum Partai Demokrat, tidak mudah membawa partai," akunya.
Menurut Pramono, terkait figur presiden dari kalangan sipil atau militer, ia menyebutkan enam tahun setelah reformasi Indonesia memiliki tiga presiden dari kalangan sipil dan 10 tahun presiden dari kalangan militer. "Mungkin ini yang menjadi dasar (publik suka tentara menjadi presiden), tapi mungkin ada sebab juga, militer itu tidak ada yang naik dari letnan dua langsung kapten, hal itu tidak ada," imbuh adik kandung Ibu Ani Yudhoyono ini.
Dalam kesempatan yang sama, pengamat militer Salim Said mengatakan Pramono Edhie Wibowo memiliki prospek sebagai calon Presiden dalam Pemilu 2014 mendatang. "Ada prospek untuk Pramono Edhie," kata Profesor Ilmu Politik ini.
Terkait dengan trah Sarwo Edhie yang dimiliki Pramono, Salim yang juga dikenal sebagai wartawan senior itu mengatakan hal tersebut tergantung Pramono Edhie untuk mengeksploitasi. "Sarwo Edhie bagi generasi Saya itu bunyi, apa sekarang masih bunyi? Itu tergantung bagaimana manipulasi, itu tergantung Pak Edhie," kata Salim.
Menurut Salim, figur Pramono jauh lebih beruntung dibanding mantan Panglima TNI Endiartono Sutarto. Menurut dia, Edhie yang telah bergabung ke Partai Demokrat dan menjadi anggota Dewan Pembina Partai Demokrat merupakan kelebihan yang dimilikinya. "Yang akan menentukan adalah partai. Pak Edhie lebih beruntung dari Tarto karena calon dari partai, jelas konstituennya. Pak Tarto siapa yang dukung?" urai Salim.
Hanya saja, kata Salim, persoalan di Partai Demokrat saat ini terkait sejumlah kader yang terseret kasus korupsi, akan menjadi kendala bagi Pramono Edhie. "Mungkin ini kelemahan SBY, setelah beliau terpilih, para fans clubnya yang mengisi Partai Demokrat, tidak sempat digarap menjadi kader partai. Akibatnya, seperti yang kita lihat hampir setiap malam di TV," kata Salim.
Menurut dia, situasi ini bisa saja akan mengurangi popularitas SBY atau sebaliknya.Salim menegaskan, jika popularitas SBY cukup kuat, maka siapapun yang SBY dukung, akan mendapat tambahan nilai.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2024 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun