Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jokowi Lebih Baik Berantas Mafia Perikanan

Rabu, 3 September 2014, 18:19 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/net/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Direktur Eksekutif Indonesia for Global Justice (IGJ) Riza Damanik meminta Joko Widodo lebih baik mengutamakan memberantas mafia perikanan di laut Indonesia daripada menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Hal ini dikemukakan Riza saat diskusi bertema "Pilih Berantas Mafia Sumber Daya Alam atau Naikkan BBM', di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Menurutnya, mafia perikanan telah mengakibatkan negara mengalami kerugian ratusan triliun rupiah.

"Adanya mafia perikanan membuat negara kehilangan 10 juta lapangan kerja dan 250 ribu kiloliter BBM bersubsidi," ujarnya, Rabu (3/9/2014).

Dia menuturkan jika Jokowi mampu memberantas mafia perikanan, pemerintah akan mendapatkan dana kembali dari sektor perikanan serta membuka lapangan pekerjaan.

Berdasarkan data Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), 10% dari kuota BBM Bersubsidi untuk nelayan telah digunakan oleh mafia perikanan yang menggunakan kapal berbendera Indonesia. Diketahui, para kru kapal tersebut adalah mayoritas warga negara asing.

Hal ini menjadikan para nelayan seperti di Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, Maluku, Sumatera Utara, dan Kalimantan Barat tidak melaut karena selalu mendapatkan hasil minim.

 

"Karena itu, pemerintahan baru nanti memfokuskan pemeriksaan di wilayah-wilayah tersebut. Jika ini terbongkar, akan terlihat aparat keamanan yang 'main mata', partai politik yang berperan dan pejabat negara yang melindungi," tambahnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami