Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Buleleng dan Nusa Penida Terancam Kekeringan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berdasarkan hasil analisis serta pertimbangan kondisi fisis dan dinamika atmosfer oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)Wilayah III Denpasar, tahun ini, Buleleng bagian barat, Nusa Penida terancam kekeringan. Pasalnya, masuknya musim penghujan di wilayah tersebut cenderung mundur dari rata-rata.
“Mundurnya itu antara satu sampai dua dasarian atau sepuluh hari. Diperkirakan baru akan memasuki musim hujan pada Desember nanti. Ini yang perlu diantisipasi termasuk oleh para petani,” kata Kepala BMKG Wilayah III Denpasar, Wayan Suardana, Rabu 10 September 2014.
Untuk itu, BMKG berharap pemerintah terkait bisa mengambil tindakan dini, seperti yang dilakukan oleh Pusdalops di beberapa wilayah yang menampung air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat terjadi kekurangan air.
Suardana mengungkapkan jika Bali dibagi menjadi 15 zona musim atau yang lebih dikenal dengan istilah ZOM. Prakiraan awal musim hujan 2014/2015, umumnya Bali akan diguyur hujan berkisar pada bulan Oktober dan November 2014. 5 ZOM awal musim hujannya antara dasarian II Oktober 2014 yang meliputi Jembrana, Tabanan, Badung, Bangli bagian tengah, Buleleng bagian utara dan Karangasem bagian tengah.
Menurutnya, 8 ZOM awal musim hujan antara dasarian I – II November 2014 yang meliputi Jembrana bagian barat dan utara, Buleleng bagian timur, Bangli bagian barat laut dan utara, sebagian besar Karangasem, Gianyar bagian selatan, Klungkung bagian selatan, Tabanan bagian selatan, Badung bagian selatan, dan Kota Denpasar.
"Sisanya yakni 2 ZOM memiliki awal musim hujan antara dasarian I – III Desember 2014 yang meliputi Buleleng bagian barat dan Nusa Penida," pungkasnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3811 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang