Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 30 September 2026
Petugas Porter Ngurah Rai Panik Diteriaki Maling
BERITABALI.COM, BADUNG.
Diduga panik diteriaki maling, menjadi penyebab seorang petugas porter ground handling dari PT. EAS (Enggang Aero Service) bernama Muhsinin asal Lombok NTB, tersambar baling-baling pesawat Wings Air.
Peristiwa naas itu terjadi saat pesawat Wings Air IW-1888 tipe ATR-72 dengan nomor lambung PK-WGL tujuan Labuanbajo NTT, sesaat setelah selesai bording bagasi, Selasa 14/10/2014 kemarin.
Menurut sumber resmi di bandara Ngurah Rai yang namanya tidak mau diekspos menuturkan bahwa saat selesai bording pesawat, mesin pesawat dihidupkan. Saat itu, dua petugas porter sudah harus turun dari pesawat. Salah satu cabin pesawat mendapati korban berjalan sambil menggenggam uang.
"Saat itu pramugari melihat porter ini menggenggam sesuatu. Sepontan saja, diteriaki maling dan porter loncat dari tangga pesawat langsung lari panik. Cabin kami yang curiga hanya bertanya bawa apa itu, tapi porter itu malah lari loncat tangga sehingga terkena baling-baling," tutur sumber, Rabu (15/10/2014).
Pasca kejadian itu, hari ini seluruh staff pegawai di PT. Lion Air Bali dan para porter dari PT. EAS dikumpulkan dan diintrograsi oleh petugas. Untuk menutupi kasus ini, segala informasi tidak boleh dibocorkan dan diharapkan agar hal itu sebuah kelalaian dan kecelakaan biasa.
Setali tiga uang, pihak kepolisian KP3 Bandar Udara Ngurah Rai Bali juga hari ini merilis bahwa insiden petugas porter terkena baling-baling pesawat akibat kecelakaan biasa. "Ini murni kecelakaan dan kelalain petugas," dalih Kompol Ni Nyoman Wismawati.
Capt. Imam Thaifur dan Co. Pilot Capt. Cacang Nurwanto, saat dimintai keterangannya di Polsek KP3 Bandar Udara Ngurah Rai, menyebutkan bahwa sesuai portap pesawat dihidupkan setelah ready untuk masukkanya bagasi kedalam pesawat yang saat itu hanya 49 orang dengan kapasitas kursi 80.
"Secara tiba-tiba korban keluar dari lambung bagian belakang pesawat dan berlari ke arah baling-baling pesawat yang telah berputar. Melihat hal tersebut, saksi-saksi langsung berteriak agar korban tidak berlari ke arah baling-baling. Namun teriakan para saksi tidak didengar oleh korban sehingga ia terkena baling-baling dan jatuh tersungkur ke lantai Apron," jelas petugas kepolisian usai melakukan penyidikan.
Korban yang masih kritis dan memiliki nama lengkap Muhammad Muhsinin, kelahiran 03-01-1996, asal NTB ini. Setelah sempat dilarikan ke RS Kasi Ibu, Kedongan Kuta kemudian di rujuk ke RSUP Sanglah Denpasar.
Korban mengalami luka robek dikepala bagian belakang kanan, pelipis kanan, hidung bagian bawah dan lecet pada punggung tangan kanan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8564 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5914 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3716 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2543 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar