Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Gegana Amankan Paket Mencurigakan di Bea Cukai
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sebuah paket mencurigakan menggegerkan Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Bali. Paket berwarna coklat yang mencurigakan itu dikirim melalui Kantor Pos Renon, Denpasar.
Paket misterius itu awalnya berada di Kantor Pos Renon. Namun, saat melewati proses X-Ray di Kantor Pos Renon, terdapat benda mencurigakan sehingga diserahkan ke Bea dan Cukai Ngurah Rai.
Tidak berselang lama, tim Gegana Polda Bali akhirnya terjun ke lokasi untuk mengamankan paket tersebut. Tim Gegana Polda Bali yang tiba di lokasi dan langsung mensterilkan area dan mengamankan paket mencurigakan tersebut.
Hingga kini belum diketahui isi paket mencurigakan tersebut. Kepala Bea Cukai Ngurah Rai, Budi Harjanto saat dikonfirmasi awak media mengaku masih berada di luar kota. "Saya masih di Malang. Saya masih koordinasi terus soal itu," ujar Budi saat dihubungi, Kamis 13 November 2014.
Sementara, Kasi Penindakan dan Penyidikan Bea dan Cukai Ngurah Rai, Piasdo Maranuli menyatakan jika isi paket tersebut masih didalami petugas. "Isi paketnya masih kita dalami. Nanti kita beri keterangan resmi jika sudah tahu," jelasnya.
Hingga kini petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai Bali bersama petugas kepolisian Polda Bali masih melakukan penyelidikan dan penelitian isi paket yang kabarnya berisi bubuk campuran bahan peledak tersebut.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 705 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 649 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 477 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 461 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik