Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bea Cukai Ngurah Rai Amankan Paket Sabhu dari Jerman

Sabtu, 15 November 2014, 07:13 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pihak Bea dan Cukai Airport Ngurah Rai, Denpasar kembali menggagalkan paket kiriman dari Jerman berisi serbu kristal sabhu-sabhu seberat 57 gram bruto yang diterima wanita jungkis berinisial K.A.S yang beralamat di Kuta.

Kakanwil DJBC Bali, NTB dan NTT, Rahmat Subagio didampingi PLH Kepala Kantor KPPBC TMP Ngurah Rai, Putu Agus Arjaya menyatakan penggagalan upaya penyelundupan narkotika ini berawal dari kecurigaan petugas terhadap hasil pencitraan mesin X-ray paket kiriman pos dengan nomor kartu alamat RM 168930951DE.

Dari kecurigaan itu, Subagio mengakui petugas bea dan cukai melakukan pemeriksaan fisik terhadap paket kiriman dari jerman tersebut. Benar saja, setelah dibuka diketahui jika benda mencurigakan dalam paket ini adalah sebuah map bertuliskan ELBA.

"Petugas Kemudian melakukan pemeriksaan secara lebih mendalam terhadap map ini. Dari pemeriksaan secara mendalam, di dalam map tersebut petugas menemukan kantong aluminium yang berisi satu bungkusan plastik bening yang di dalamnya berisi kristal berwarna putih," jelas Subagio, Jumat 14 November 2014.

Ia mengungkapkan dari dokumen kartu alamat diketahui penerima paket kiriman 57 gram bruto sabhu-sabhu tersebut adalah seorang wanita berinisial NSY yang beralamat di Kuta.

"Kita juga amankan si penerima paket asal Jerman ini. Pelaku seorang wanita dan sudah kita lakukan tes urine," jelasnya.

 

Atas perbuatannya ini, tersangka kini diancam dengan hukuman maksimal pidana mati, atau minimal pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami