Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Jurnalis Bali Kecam Aksi Kekerasan Polisi Terhadap Jurnalis di Makasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Jurnalis Bali mengecam tindakan brutal aparat kepolisian yang 'menyerang' jurnalis saat melakukan peliputan aksi demo BBM yang berlangsung rusuh di kampus Universitas Negeri Makasar (UNM), Kamis (13/11) kemarin.
Dalam kerusuhan itu, 4 orang jurnalis yang tengah melakukan peliputan juga menjadi korban, diantaranya Waldy dari Metro TV, Iqbal (Fotografer Koran Tempo), Asep Iksan (Koran Rakyat Sulsel) dan Arman (MNC TV).
Ketua Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Denpasar, Rofiqi Hasan mengatakan seharusnya polisi melindungi jurnalis yang mewakili kepentingan publik. "Jurnalis itu bukan untuk dipukuli. Jurnalis itu memberikan informasi ke publik," tandasnya.
Seperti yang diketahui, polisi mengamuk saat membubarkan aksi BBM yang dilakukan oleh mahasiswa UNM. Dengan membabi buta polisi juga merusak fasilitas kampus.
Hal senada juga disampaikan Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Bali, Putu Setiawan. Ia sangat menyayangkan kasus ini. Menurutnya kekerasan tidak perlu terjadi. Apalagi terhadap wartawan yang sedang bertugas.
"Harus dicari tahu pelaku kekerasan serta alasannya. Dan harus diproses sesuai prosedur," paparnya.
Pria yang akrab dipanggil Wawan ini juga meminta semua pihak introspeksi diri dan tidak saling menyalahkan.
Sementara Saifullah, kontributor Metro TV Bali mengatakan, segala tindakan kekerasan terhadap wartawan tidak benar. Ia juga meminta tindakan represif polisi juga harus ditindak tegas.
"Segala bentuk kekerasan harus ditindak, siapapun pelakunya. Ini bukan persoalan kontributor (wartawan) metro tv yang jadi korban.
Tapi ini soal nasib dan perlindungan terhadap kerja jurnalis," pungkasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4471 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2265 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1570 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1283 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun