Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
Puluhan Ribu Barrel Minyak Dicuri Tiap Hari
BERITABALI.COM, BADUNG.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) merilis data mengejutkan jika puluhan ribu barrel minyak per hari dicuri.
Potensi pencurian minyak tergolong besar itu disampaikan Sekretaris SKK Migas, Gede Pradnyana dalam keterangan resminya disela acara Security Summit SKK Migas-KKKS 2014 di Nusa Dua, Bali, Rabu 19 November 2014.
Gede Pradnyana menuturkan di Propinsi Sumatra Selatan sedikitnya 2 ribu barrel minyak perhari atau senilai 2 Milliar per hari dicuri seseorang.
"Kasus masalah minyak paling banyak terjadi ilegal tipping. Di Sumsel, pencurian pipa itu dilubangi dan dicuri hingga 2 ribu barel per hari," ungkapnya.
Parahnya, kata Gede Pradnyana, kasus pencurian minyak kini sudah merambah ke Riau, di Dumai dimana saluran pipa minyak digerayangi oleh pencuri. Menurutnya, potensi pencurian minyak diseluruh tanah air mencapai hingga puluhan ribu barel per hari.
"Pencurian ini akan berdampak langsung terhadap produksi minyak di tanah air. Dari potensi kehilangan produksi, look akses, aksesnya diblok dan bagian dari fasilitas produk dicuri," jelasnya.
Untuk itu, SKK Migas kini memerlukan pengamanan terpadu antara TNI dan Polri. Menurut Gede Pradnyana, masalah energi dan ketahanan nasional adalah dua hal yang sangat dekat, ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan.
Untuk menekan pencurian migas itu, SKK Migas melakukan MoU kerjasama pencegahan dan pengamanan yang melibatkan TNI dan Polri. Kerjasama itu dilakukan dalam Security Summit SKK Migas-KKKS 2014 di Nusa Dua, Bali, yang berlansung dari 19-20 November 2014.
"Ini menjadi momentum penting karena sebelumnya sudah dilakukan MoU dengan Polri. Biaya MoU ini masih sangat sedikit dibandingkan jumlah minyak yang dicuri. Konsep pengamanan berlapis, pertama Polri karena diinternal juga kita bentuk pengawasan. 4 Mil akan ditangani Polair, diluar 4 Mil diawasi oleh TNI," tuturnya.
Terkait kerjasama pengamanan dan pengawasan minyak ini, Asisten Teritorial TNI AD, Mayjen Wiyarto menyatakan pihaknya akan siap membantu pengamanan migas dari hulu sampai hilir.
"Kita juga libatkan masyarakat dalam pengawasan dan pengamanan, sehingga pengawasannya lebih banyak dilakukan oleh berbagai pihak.
Masalah minyak menjadi masalah kita bersama, kebutuhan bersama dan kita jaga bersama," pungkasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1124 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 887 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 709 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 658 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik