Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tolak Mogok, Sopir Angkot Jembrana Pilih Tetap Bekerja

Kamis, 20 November 2014, 08:54 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Sopir angkutan umum di kabupaten Jembrana Bali,  menolak melakukan aksi mogok sebagai bentuk protes  kenaikan harga bbm oleh pemerintah. Penolakan kenaikan harga bbm jenis premium dan solar menurut para sopir tidak ada gunanya.

Ratusan pengusaha dan sopir angkutan umum di Jembrana, memilih untuk tetap bekerja mencari penumpang. Himbauan organda pusat untuk melakukan aksi mogok, tidak diikuti.

Para sopir angkot beralasan, aksi protes atau mogok tidak berguna. Karena jika melakukan aksi mogok, maka mereka kehilangan pendapatan.

Para sopir angkot menilai, himbauan untuk melakukan aksi mogok nasional dari Organda pusat  tidak tepat dan tidak  berguna. Apalagi  saat  ini pengguna jasa angkutan umum di wilayah Jembrana Bali memang sangat sedikit.
  
"Saya menolak ikut aksi mogok, saya pilih tetap bekerja mencari nafkah, tidak ada gunanya mogok, saya kerja di jalanan, brapa saya dapat tetap saya syukuri,"ujar seorang supir angkot, Gusti Putu Bagiasta.

Sementara Wakil Ketua Dewan Pengurus Organda Cabang Jembrana, Wayan Sumantra mengatakan, seluruh angkutan baik pedesaan, perkotaan maupun angkutan dalam propinsi tetap beroperasi secara normal. Apalagi pasca kenaikan bbm para sopir mengeluhkan semakin sepinya penumpang.

"Kita tetap beroperasi secara normal. Pasca kenaikan harga BBM sejak Senin lalu, organda jembrana belum berani menaikkan tarif angkutan. Kita masih menunggu keputusan besaran kenaikan tarif dari pemerintah.

Namun tidak dipungkiri kenaikan tarif bisa saja dilakukan oleh para sopir sendiri, itupun melalui nego dengan calon pengguna jasa angkutan,"jelas Wayan Sumantra, Wakil Ketua Organda Jembrana.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami