Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tolak Mogok, Sopir Angkot Jembrana Pilih Tetap Bekerja
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sopir angkutan umum di kabupaten Jembrana Bali, menolak melakukan aksi mogok sebagai bentuk protes kenaikan harga bbm oleh pemerintah. Penolakan kenaikan harga bbm jenis premium dan solar menurut para sopir tidak ada gunanya.
Ratusan pengusaha dan sopir angkutan umum di Jembrana, memilih untuk tetap bekerja mencari penumpang. Himbauan organda pusat untuk melakukan aksi mogok, tidak diikuti.
Para sopir angkot beralasan, aksi protes atau mogok tidak berguna. Karena jika melakukan aksi mogok, maka mereka kehilangan pendapatan.
Para sopir angkot menilai, himbauan untuk melakukan aksi mogok nasional dari Organda pusat tidak tepat dan tidak berguna. Apalagi saat ini pengguna jasa angkutan umum di wilayah Jembrana Bali memang sangat sedikit.
"Saya menolak ikut aksi mogok, saya pilih tetap bekerja mencari nafkah, tidak ada gunanya mogok, saya kerja di jalanan, brapa saya dapat tetap saya syukuri,"ujar seorang supir angkot, Gusti Putu Bagiasta.
Sementara Wakil Ketua Dewan Pengurus Organda Cabang Jembrana, Wayan Sumantra mengatakan, seluruh angkutan baik pedesaan, perkotaan maupun angkutan dalam propinsi tetap beroperasi secara normal. Apalagi pasca kenaikan bbm para sopir mengeluhkan semakin sepinya penumpang.
"Kita tetap beroperasi secara normal. Pasca kenaikan harga BBM sejak Senin lalu, organda jembrana belum berani menaikkan tarif angkutan. Kita masih menunggu keputusan besaran kenaikan tarif dari pemerintah.
Namun tidak dipungkiri kenaikan tarif bisa saja dilakukan oleh para sopir sendiri, itupun melalui nego dengan calon pengguna jasa angkutan,"jelas Wayan Sumantra, Wakil Ketua Organda Jembrana.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4638 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan