Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ratusan Massa Tolak Munas Kocar Kacir Diusir Pecalang

Minggu, 30 November 2014, 20:22 WITA Follow
Beritabali.com

bbcom/ist/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Sebanyak 20 bus yang mengangkut ratusan massa yang berniat menolak Musyawarah Nasional (Munas) IX Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, lari kocar kacir diusir pecalang atau keamanan desa adat di Bali.

Ratusan massa yang menggunakan sekira 20 bus itu awalnya berkumpul di Lapangan Lagun Nusa Dua yang tak jauh dari areal pelaksanaan Munas Partai Golkar.

Mereka awalnya berusaha untuk menerobos masuk lingkungan International Tourism Development Centre (ITDC). Barisan massa itu pun akhirnya dihadang pihak kepolisian yang dipimpin langsung Kapolresta Denpasar, Komisaris Besar Djoko Heru Utomo.

Ketika ditanya Kapolresta terkait kehadiran mereka, seorang perwakilan massa beralasan bahwa kehadirannya ingin melihat berlangsungnya Munas.

"Saya ke sini ingin melihat Munas. Kenapa kita dilarang. ," ujar massa berbadan kekar, kepada Kapolresta, Minggu 30 November 2014.

Bahkan, satu di antara massa berteriak mengajak rekan mereka untuk menerobos masuk ke areal Munas Golkar di ITDC. "Mari masuk. Kita ini laki-laki masak takut," teriak nya.

Kapolresta menyatakan jika tujuan ratusa massa ini tidak jelas. "Tidak jelas tujuannya. Kalau ingin demo, tidak ada pemberitahuan kepada kami," kata Djoko.

Massa yang tak menghiraukan Kapolresta, justru berjalan merangsek masuk, namun akhirnya dicegah para pecalang dan mengusir mereka. Melihat pecalang bersenjata keris, ratusan massa yang ketakutan akhirnya lari kocar kacir.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami