Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Jokowi Diminta Evaluasi Pencalonan Kapolri
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak agar Presiden Joko Widodo mengevaluasi pencalonan Komjen BG sebagai Kapolri.
"Presiden Jokowi harus mengevaluasi pencalonan BG sebagai Kapolri. Proses reformasi di Polri tidak akan berhasil kalau dipegang orang yang tidak reformis, oleh seorang tersangka," kata Koordinator Bidang Hukum dan Peradilan ICW Emerson Yuntho disela acara aksi #SaveKPK di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (25/1/2015). Menurut Emerson, perseteruan antara KPK dengan Polri tidak akan terjadi apabila Presiden Jokowi tidak memaksakan diri untuk mencalonkan BG.
Dia juga menduga ada Kapolri "de facto". Wakil Kapolri yang juga Pelaksana Tugas Kapolri Komjen Badrodin Haiti awalnya tidak mengetahui penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto yang dilakukan oleh Bareskrim Mabes Polri.
"Jangan-jangan di kepolisian, ada Kapolri "de facto". Karena ketika aksi-aksi kemarin tidak diketahui plt Kapolri sekarang dan ada komando diluar pengetahuan Badrodin," tutur Emerson.
Presiden Joko Widodo memutuskan menunda pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Kepala Polri. Presiden tidak membatalkan penunjukan Budi Gunawan sebagai Kepala Polri.
KPK menetapkan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka atas kepemilikan rekening gendut pada Selasa (13/1) tak lama setelah diumumkan sebagai calon tunggal yang terpilih menjadi Kepala Polri.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3854 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1800 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang