Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Empat Pilar Kebangsaan Demi Kebersamaan dan Persatuan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Untuk dapat memaknai keragaman dan rasa kebersamaan serta persatuan di antara masyarakat salah satunya diperlukan sosialisasi empat pilar kebangsaan.
Hal itu disampaikan anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi Partai Golkar, Anak Agung Adhi Mahendra Putra, SH.,MH di Denpasar, Kamis 5 Maret 2015. Selain itu, pria yang akrab disapa Gus Adhi itu juga mengaku sosialisasi empat pilar kebangsaan itu juga untuk bisa menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan secara utuh dan mandiri.
"Sosialisasi empat pilar ini sangat penting karena empat pilar kebangsaan sebagai pilar persatuan dan kekuatan utama untuk ketahanan nasional yang didasari oleh Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinekal Tunggal Ika," jelasnya. Anggota MPR-RI ini mengungkapkan bahwa melalui sosialiasai empat pilar kebangsaan di masyarakat ini dilakukan agar di era globalisasi pancasila tetap terpatri dalam jiwa masyarakat.
Soalisasi empat pilar kali ini dilakukan di Bale Banjar Aseman Kangin, Desa Tibubeneng, Kuta Utara Badung. Dalam sosialisasi ini Gus Adhi didampingi Anggota DPRD Badung, I Gede Suraharja yang dihadiri oleh para prajuru banjar adat dan dinas serta para ibu penggerak PKK. "Selain ingin menyerap aspirasi masyarakat, juga sekaligus memberikan pemahaman mengenai empat pilar kebangsaan," ungkap Gus adhi.
Sosialisasi empat pilar di masyarakat luas, sambung Gus Adhi, sangat penting dilakukan secara kontinyu sehingga masyarakat nantinya dapat memaknai keragaman serta rasa kebersamaan dan persatuan di antara masyarakat. "Pilar persatuan inilah sebagai kekuatan utama untuk ketahanan nasional yang didasari oleh Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinekal Tunggal Ika," tegasnya.
Demi tujuan mulia itu, Gus Adhi berjanji akan tetap konsisten melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan di masyarakat agar nantinya selalu menjadi pijakan dan nafas sebagai warga negara untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Selain itu, Gus Adhi juga berharap agar di setiap rumah warga terus memajang simbul burung garuda pancasila sehingga tetap ingat dan mengamalkan pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4490 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2300 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1883 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1582 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1029 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun