Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Jelang Nyepi, Ribuan Warga Tinggalkan Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjelang hari raya Nyepi yang jatuh pada Sabtu 21 Maret 2015, jumlah warga yang meninggalkan Bali lewat Bandara Ngurah Rai mengalami lonjakan. Meski terjadi lonjakan penumpang, namun tidak terjadi penambahan jadwal penerbangan. Kondisi serupa juga terjadi di Pelabuhan Gilimanuk Jembrana.
Dari pantauan di Bandara Ngurah Rai sehari sebelum hari raya Nyepi (20/3/2015), arus penumpang yang akan berangkat dari Ngurah Rai tampak mengalami lonjakan. Di terminal keberangkatan domestik dipadati oleh penumpang yang akan pergi ke berbagai kota di indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Jogja, Makasar, dan beberapa kota lainnya.
Warga yang akan berangkat mengaku pergi menjelang Nyepi untuk berlibur atau pulang ke tempat asal selama libur Nyepi. Sebagian lagi mengaku pergi dari Bali karena tidak terbiasa dengan suasana Nyepi di Bali. Berdasar data pihak pengelola Bandara Ngurah Rai Bali, menjelang Nyepi terjadi lonjakan penumpang sebanyak sepuluh persen.
"Ada lonjakan sepuluh persen atau sekitar lima ribu penumpang dibanding hari normal. Meski terjadi lonjakan penumpang, tidak ada penambahan jadwal penerbangan," jelas Herry Sikado, GM Bandara Ngurah Rai.
Selama Nyepi, kegiatan penerbangan di bandara Ngurah Rai Bali akan ditutup selama 24 jam. Selama penutupan, penerbangan darurat akan dialihkan ke bandara terdekat di Lombok.
Ribuan Warga Tinggalkan Gilimanuk
Selain di Ngurah Rai, kondisi serupa juga tampak di Pelabuhan Gilimanuk Jembrana. Menjelang hari raya Nyepi yang jatuh pada Sabtu 21 Maret, ribuan warga meninggakan pulau Bali lewat pelabuhan Gilimanuk Jembrana.
Seperti hari raya Nyepi tahun lalu, eksodus ribuan warga meninggalkan pulau Bali tampak terlihat di pelabuhan Gilimanuk Jembrana Jumat pagi hingga siang. Antrean kendaraan pribadi harus antre hingga satu kilometer.
Pihak pelabuhan ASDP Ketapang Gilimanuk menyiapkan sebanyak 32 armada kapal untuk mengangkut ribuan pemudik liburan hari raya Nyepi tahun ini. Ribuan kendaraan baik sepeda motor maupun mobil pribadi tampak memadati parkir manuver pelabuhan Gilimanuk. Untuk masuk ke parkir manuver pelabuhan Gilimanuk, para pengendara harus menunggu hingga tiga jam.
Dari Rabu hingga Jumat hari ini, jumlah sepeda motor yang sudah menyebrang ke jawa sebelum nyepi mencapai 12 ribu unit lebih. Sedangkan untuk kendaraan roda empat sebayak 4.953 unit. "Jumlah tersebut meningkat 200 persen dibanding Nyepi tahun lalu,"ujar Wahyudi Susianto, Manajer Oprasional ASDP Gilimanuk.
Untuk melancarkan bongkar muat kendaraan dan penumpang, PT ASDP Ketapang-Gilimanuk menyiapkan sebanyak 32 armada kapal. Sedangkan khusus kendaraan truk dan bus diarahkan ke dermaga LCT untuk menghindari tumpukan kendaraan di parkir manuver pelauhan.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3797 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang