Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 17 Juni 2026
Megawati Yakin KIH dan KMP Akan Melebur Jadi Satu
Kamis, 9 April 2015,
18:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua Umum DPP PDIP periode 2015-2020 yang baru saja dikukuhkan, Megawati Soekarnoputri memberi isyarat berdamai dengan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP).
Megawati mengaku kurang setuju jika Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP) terus dikotomikan.
"Saya kurang setuju dengan adanya koalisi ini, koalisi itu. Itu dulu waktu pemilihan. Tapi sekarang sudah selesai," kata Megawati saat memberikan keterangan resmi kepada media usai dikukuhkan dalam Kongres IV PDIP di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Kamis 9 April 2015.
Mantan Presiden RI kelima itu menyatakan pihaknya selalu membuka diri dengan kolega politik yang tergabung dalam KMP. "Kami selalu membuka diri jika mereka datang," ajaknya.
Megawati justru melihat sebaliknya. Tak ada dikotomi antara KIH dan KMP. Bahkan, dalam beberapa kesempatan antara KIH dan KMP memiliki kesamaan persepsi.
"Ada persepsi yang sama antara kami yang disebut KIH dan mereka yang disebut KMP. Yang penting pemerintahan berjalan efektif di Indonesia," ucap Megawati.
Putri Proklamator Bung Karno itu melihat kontinuitas komunikasi antara partai pengusung pemerintah dengan Presiden Jokowi memang memiliki porsi berlebih.
"Sebuah kontinuitas dan komunikasi yang ada, kami ini mempunyai legislatif, mempunyai fraksi yang menjadi mitra aktif, bertemu informal secara berkelanjutan," jelasnya.
Megawati memberi contoh pada aktivitas politik di DPR RI yang sama sekali tak menunjukkan dikotomi antara KIH dan KMP. "Ada sebutan KMP, tapi saya melihat aktivitas di DPR, kita seringkali menjadi kesatuan, cair, tidak ada antara KIH atau KMP," paparnya.
Megawati optimis seiring waktu KIH dan KMP akan melebur menjadi satu pada saatnya. "Sehingga sebenarnya tinggal waktu saja soal sebutan-sebutan itu," pungkas Megawati.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026