Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 9 Mei 2026
Adriansyah Akan Dipecat PDIP dan Tak Diberi Bantuan Hukum
Jumat, 10 April 2015,
13:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Politisi senior PDIP, Pramono Anung menyatakan pihaknya telah mengusulkan agar Adriansyah, anggota DPR RI asal PDIP yang ditangkap tangan KPK agar dipecat.
"Tidak ada kata lain, pasti partai akan memberikan sanksi yang tegas kepada yang bersangkutan," ucap Pramono di arena Kongres IV PDIP, Jumat 10 April 2015.
Menurut pria yang akrab disapa Pram itu, Mahkamah Partai akan segera bersidang jika susunan pengurus DPP partai sudah terbentuk. "Saya juga komunikasikan dengan ketua umum, maka tindakan yang tepat adalah pemecatan bagi yang bersangkutan," tegas Pram.
Selain dipecat, Pram memastikan PDIP tak akan memberi bantuan hukum kepada Adriansyah. "Wong sudah dipecat ngapain dikasih bantuan hukum," jelasnya.
Namun, Pram belum mengetahui pasti kasus yang menjerat Adriansyah. Ia tak mau berspekulasi aoal informasi yang beredar jika Adriansyah ditangkap dalam kaitan kasus suap pertambangan.
"Ketika saya menanyakan itu ke KPK, mereka menunggu dari penyidik. Sehingga saya sendiri belum tahu, hanya meraba-raba. Kalau meraba-raba terus terang saya tidak berani untuk membuat statement. Memang yang bersangkutan di Kalsel, di sana banyak tambang. Tapi saya sendiri belum tahu," pungkas Pram.
PDIP Tak Mau Tanggapi Politis KPK Tangkap Kadernya
Denpasar, Pasca operasi tangkap tangan oleh KPK, Politisi senior PDIP, Pramono Anung berharap kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memproses kasus yang menjerat kadernya, Adriansyah. "Saya tidak mau projudiece. Tapi ini tangkap tangan. karena tangkap tangan ya, sudah proses saja," kata Pramono, Jumat 10 April 2015.
Politisi yang akrab disapa Pram itu tak mau menduga-duga apakah penangkapan Adriansyah sarat muatan politis. "Kita tidak mikir apakah ini politis atau tidak," ucap Pram.
Namun, Pram mengaku partainya memberikan apresiasi kepada KPK atas operasi tangkap tangan (OTT) tersebut. "Yang jelas kita memberikan apresiasi kepada KPK, karena penegakan hukum tetap dilakukan," tandas Pram.
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 834 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 714 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 536 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 515 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026