Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 16 Agustus 2026
Digerebek Polisi, Bos Mesin Judi Dingdong Diponegoro Kabur
Sabtu, 12 September 2015,
02:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Jajaran Polsek Denpasar Barat masih mengejar pemilik mesin judi Game Online (judi dingdong) Ajin dan pengelolanya, Anton Gunawan. Rumah kedua buronan itu sudah disanggong namun keduanya melarikan diri. Sementara aparat kepolisian menahan 8 karyawan saat pengerebekan di Pertokoan Kerta Wijaya nomor 10A Denpasar, pada 2 September.
Kapolsek Denbar AKP Wisnu Wardana mengatakan pihaknya hingga kini masih mengejar pemilik, Ajin dan pengelola, Anton Gunawan. Setelah pengebrekan 2 September lalu, di Pertokoan Kerta Wijaya nomor 10A Denpasar, keduanya melarikan diri dan diduga sudah berada di luar Bali. "Kami masih mengejar pemilik dan pengelola, mudah-mudahan dalam waktu dekat tertangkap," tegasnya Jumat (11/9/2015).
Mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini, dalam kasus perjudian mesin dingdong ini pihaknya telah mengamanan dan memeriksa 8 karyawan. Masing-masing Robertus Doondoh, Denny Piter Pesik, Shristine Junneth Parinussa, Kartini, Ni Luh Eni Pariawati, Sri Wahyuni, Lodia Ningsih Nalle dan Muttohiro. Sementara 49 mesin judi dingdong masih ditahan dan dititipkan di TKP dan puluhan voucher, berbagai HP milik 8 tersangka, uang tunai Rp 3.900.000 diamankan sebagai barang bukti.
Kapolri Sebut Ada Rangkaian Jaringan Perjudian
Penggerebekan mesin judi Game Online (judi dingdong) di Studio Zone dan Laskar Zone di Kuta, pada Kamis (10/9) lalu, diakui Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti, Jumat (11/9) kemarin. Menurutnya, Bareskrim memiliki kewenangan melakukan pengerebekan dimana saja, di seluruh Indonesia. Sementara perjudian di Kuta, menurutnya, tidak terlepas dari sebuah rangkaian jaringan dan memang harus diberantas.
“Wilayah Bareskrim itu seluruh Indonesia dan sah sah saja, gak ada masalah,” ujarnya, di Mapolda Bali, pada Jumat (11/9).
Turunya Bareskrim ke Kuta, menurut Kapolri karena ada dugaan perjudian yang digelar di Studio Zone dan Laskar Zone memiliki rangkaian jaringan. Sehingga, adanya dugaan rangkaian itu, jajaran Bareskrim cepat mengambil sikap tegas, melakukan pengerebekan. “Kalau itu merupakan rangkaian jaringan lain, bisa saja dilakukan (pengerebekan),” jelasnya. [bbn/spy]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4538 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2351 Kali
03
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2005 Kali
04
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1610 Kali
05
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026