Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 13 Agustus 2026
Infonya Gratis, Warga Urus Sertifikat PRONA Dipungut Rp 650 Ribu
Rabu, 18 November 2015,
20:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com,Tabanan. Masyarakat Desa Kebon Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Bali, mengeluh karena saat membuat sertifikat tanah melalui Proyek Operasional Nasional Agraria (PRONA) dikenai biaya Rp 650 ribu. Padahal, informasi yang diterima masyarakat saat sosialisasi dari BPN, pengurusan sertifikat PRONA tersebut gratis.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan warga setempat membuat sertifikat tanah melalui PRONA sekitar bulan Juni 2014. Ada sekitar 250 warga Kebon Padangan membuat sertifikat tanah melalui PRONA.
Salah satu warga yang enggan disebutkan menjelaskan bahwa dirinya dipungut biaya sebesar Rp 650 ribu untuk pembuatan sertifikat melalui PRONA di Kantor Desa.
“Saat pendaftaran diminta Rp 100 ribu, dan disusul lagi Rp 550 ribu, jadi totalnya Rp 650 ribu, dan dipungut oleh salah satu aparat desa,” terangnya, Rabu (18/11/2015).
Selain dirinya, warga lain yang juga membuat sertifikat dipunguti biaya. "Bagi saya pungutan itu sangatlah besar," terangnya. Ia menjelaskan membuat sebanyak 2 buah sertifikat tanah, yaitu sertifikat tanah perkebunanya seluas 50 are dan sertifikat tanah rumahnya seluas 1,5 are.
Perbekel Desa Kebonpadangan, I Made Arif Hartawan membantah hal itu.
“Tidak ada seperti itu,” ujarnya.
Ia pun meminta agar menghubungi panitia PRONA Desa Kebonpadangan.
Ketut Jingga panitia PRONA Desa Kebonpadangan membenarkan kalau masyarakat yang mengurus sertifikat PRONA dikenai biaya Rp 650 ribu.
“Namun biaya itu sudah menjadi kesepakatan bersama antara pembuat sertifikat dengan masyarakat,” jelasnya dari balik telpon.
Dikatakanya, biaya tersebut digunakan untuk mengurus administrasi, transportasi, konsumsi, biaya rapat serta pembelian materai. “Benar dikenai biaya,” jelas Jingga yang juga selaku Kaur Desa Kebonpadangan saat dikonfirmasi dari balik telpon. [bbn/nod]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4506 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2321 Kali
03
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1963 Kali
04
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
05
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026