Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Antisipasi Terorisme Masuk Bali, Pol Air Polda NTB Lakukan Patroli Penyekatan

Kamis, 31 Desember 2015, 20:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Beritabali.com, Lombok. Guna mengantisipasi aksi terorisme pada malam perayaan tahun baru, Dit Pol Air Polda NTB memperketat penjagaan di wilayah perairan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB).
 
Upaya antisipasi aksi terorisme antara lain dengan melakukan patroli penyekatan di seputaran Gili Trawangan. Patroli dipimpin langsung Kasatrolda Dit Pol Air Polda NTB, AKBP Dewa WIjaya SH, MH
 
"Jam 18.30 akses masuk semua kapal ditutup oleh 3 kapal Dit Pol AIr Polda NTB dibawah kendali Kasatrolda Dit Pol Air Polda NTB. Ini dalam rangka mencegah dan antisipasi ancaman teroris terhadap tamu mancanegara,"ujarnya.
 
Tak hanya di wilayah perairan Gili Trawangan yang memang ramai tamu mancanegara, upaya pengamanan juga dilakukan di wilayah lain di perairan NTB.
 
Upaya peningkatan pengamanan ini menyusul adanya informasi sejumlah tempat telah menjadi target ancaman teroris kelompok jaringan Santoso. Pihak kepolisian yang mengetahui akan sasaran teroris itu kemudian mengambil sejumlah langkah antisipasi.
 
Kapolda Bali, Irjen Pol Sugeng Priyanto, mengaku dalam target sasaran teroris kelompok Santoso itu tidak spesifik menyatakan jika wilayah Bali menjadi sasaran langsung kelompok radikal tersebut.
 
"Saya mendapat SMS dari temen-temen di Mabes, sebenarnya yang ditarget teroris kelompok Santoso tidak langsung Bali tapi sejumlaj petinggi-petingi Polri, markas-markas kepolisian, orang asing, dan tempat berkumpulnya orang-orang asing. Itu yang ditarget teroris kelompok Santoso," ucap Sugeng di Mapolda Bali, Rabu (30/12/2015).
 
Sugeng menegaskan, jajaran kepolisian Polda Bali selalu waspada mengingat di Pulau Bali banyak orang asing dan banyak tempat untuk berkumpul warga asing.
 
"Kita tahu di Bali banyak orang asing dan tempat berkumpulnya orang asing di Bali, baik di hotel maupun tempat hiburan. Itu yang wajib kita waspadai," tegasnya.
 
Selain itu, kata Sugeng, pihaknya juga telah memperketat pintu-pintu masuk ke Bali termasuk pintu penyeberangan dari Lombok, NTB ke Bali. Mengingat info yang beredar, teroris Santoso sudah berada di Lombok, NTB.
 
"Namun sampai sekarang belum ada ancaman teror apapun. Kita bersama seluruh jajaran waspada dan memperketat pengamanan," pungkasnya.[bbn/psk/dws]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami