Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ribuan Sopir Taksi Akan Demo DPRD Bali Minta Taksi Uber dan Grab Dilarang

Kamis, 21 Januari 2016, 06:05 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Penolakan taksi yang dinilai ilegal beraplikasi online yakni ‎Taksi Uber dan Grab disuarakan ribuan sopir taksidibawah Persatuan Sopir Taxi Bali (PERSOTAB).‎ Bersama Aliansi Sopir Transportasi Bali , ribuan massa akan demo menggrudug Kantor DPRD Bali untuk menyampaikan aspirasinya agar Taksi Uber dan Grab dimana perusahaan dan kendaraan angkutannya tak berizin di Bali agar dibubarkan dan dilarang beroperasional.
 
Perwakilan sopir Bali‎ yang besok bergabung dalam demo yakni I Nyoman Kantun Murjana mengaku dirinya bersama ribuan sopir dibawah Persatuan Sopir Taxi Bali (PERSOTAB) akan melakukan aksi protes berupa demontrasi di Kantor DPRD Bali pada Kamis (21/1/2016).
 
Menurut pria asal Tabanan dan murah senyum yang akrab dipanggil Mekel‎ itu menyatakan ribuan sopir akan melaksanakan penyampaian pendapat dimuka umum atau demonstrasi yang akan dilaksanakan oleh gabungan PERSOTAB dan Aliansi Sopir Transportasi Bali dengan estimasi massa sekitar 2000 orang. Adapun tuntutan para sopir dalam demo nanti yakni meminta pemerintah menghapus keberadaan Uber Taksi dan Grab Taksi di Bali.
 
"Iya kami demo di Kantor DPRD Provinsi Bali pada Kamis 21 Januari 2016 pada pukul 09.00 Wita hingga selesai sekitar jam 14.00 Wita. Estimasi massa awal sebanyak 2000 orang, namun pihak kepolisian melarang massa ribuan dengan alasan Bali siaga 1," jelas pria yang juga akrab disapa Jose itu.
 
Kantun yang juga anggota Asosiasi Sopir Pariwisata Bali (Aspaba) memaparkan jika rute massa yang hendak demo akan berkumpul terlebih dahulu di Parkiran Timur Lapangan Renon, lalu massa jalan menuju DPRD Bali lewat jalan utama depan Monumen Bajra Sandi, belok disamping Bank BPD Bali untuk langsung menyampaikan aspirasinya di Gedung DPRD Bali.
 
"Massa yang demo dibawah kendali Ketua PERSOTAB yakni bapak Ketut Witra dan M. Sholeh Rangkuti sebagai koordinator lapangannya," paparnya.
 
Ia mengaku massa yang demo akan berpakaian adat madia, namun atasan baju masing-masing unit atau pangkalan. Masing-masing unit pangkalan dikordinir oleh pimpinan masing-masing unit pangkalan.
 
 
"Demo kita santun dan damai kok. Tuntutan tegas kita jelas yakni bubarkan Taksi Uber. Cuman massa kita dibatasi oleh pihak kepolisian," pungkasnya.
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami