Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
Klinik Penta Medica Bali Diperiksa oleh Polresta Denpasar
Orok Dibuang di Tempat Sampah
Selasa, 19 April 2016,
02:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Klinik Penta Medica yang terletak di Jalan Marlboro Barat, Denpasar kini menjadi sorotan tajam, menyusul ditemukannya mayat orok premature di dalam toilet Unit Gawat Darurat (UGD). Bahkan, jajaran unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar Senin (18/4) kemarin, telah melakukan olah TKP.
Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan mengatakan penyelidikan kasus penemuan orok ini semakin mengerucut. Setelah pihaknya melakukan olah TKP di Klinik Penta Medica di Jalan Marlboro Barat Denpasar. Dari fakta olah TKP sementara, orok yang ditemukan di toilet UGD itu memang dikhususkan untuk pasien observasi.
“Tadi kami olah TKP. Hasil sementara ya itu, toilet memang dikhususkan untuk observasi di UGD Klinik,” terangnya, Senin (18/4). Menurut Kompol Reinhard, kalau bukan untuk pasien observasi tidak akan mungkin orang lain masuk ke toilet. “Penyelidikan kami semakin mengerucut. Kecurigaan kami ada yang bantu kelahiran orok premature ini,” duga mantan Kapolsek Kuta Utara ini.
“Kami menduga, mungkin ibu kandungnya ini melahirkan disini karena merasa ada pihak yang bertanggung-jawab,” imbuhnya.Berapa saksi yang diperiksa? Menjawab itu, perwira asal Sumatera Utara ini menegaskan bahwa sudah ada beberapa dokter klinik yang diperiksa, termasuk pemeriksaan buku registrasi dan juga petugas Cleaning Servis (CS), Aprilis Saptian Maga, si penemu orok di toilet.
“Saksi CS sudah kami periksa dan ada beberapa dokter. Kami masih mendata berapa jumlah dokter yang bertugas disini. Buku registrasi sudah kami periksa dan masih didalami,” ungkap Kompol Reinhard.
Ditanya apakah klinik Penta Medica digunakan sebagai tempat aborsi? Kompol Reinhard belum berani menyimpulkannya karena masih dalam penyelidikan.
“Belum ada indikasi mengarah kesana. Mengingat yang kasus terakhir bisa mengeluarkan sendiri, tapi kalau terjadi di rumah sakit. Bisa jadilah, ada dokter yang membantu persalinan,” ungkapnya.
Seperti diberitakan, orok berjenis kelamin laki laki ditemukan seorang CS di toilet UGD Penta Medica di jalan Malboro Denpasar, pada Minggu (17/4) sekitar pukul 09.30 WIta. Saat membersihkan toilet, CS tersebut kaget melihat ada plastik kresek di dalam tong sampah, tertimbun alat alat medis. Ketika dibuka, saksi asal NTT ini kaget melihat orok bayi premature tewas.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2961 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2022 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026