Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Tewas Ditikam Amokrane, Brigadir Sudiarta Tinggalkan Seorang Istri dan 3 Anak
Senin, 2 Mei 2016,
18:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Seorang polisi gugur dalam tugas, dalam upaya penangkapan Seorang Warga negara Prancis, Amokrane Sabet, di Kawasan Canggu, Kuta Utara, Senin (2/4/2016).
Anggota polisi yang tewas ini bernama Brigadir AA Putu Sudiarta anggota Polres Badung. Polisi asal Banjar Buana Agung, Padangsambian, Denpasar, ini meninggalkan seorang istri dan 3 anak.
Brigadir Sudiarta tewas setelah ditikam di bagian leher oleh Warga negara Prancis, Amokrane Sabet. Amokrane sendiri juga tewas setelah diterjang timah panas polisi. Amokrane ditembak setelah melawan petugas dan menikam Sudiarta di bagian leher hingga tewas.
Tewasnya Brigadir Sudiarta bermula dari upaya penangkapan terhadap Amokrane, yang direncanakan dengan cara diborgol yang dilakukan oleh anggota Brimobda Bali dan selanjutnya akan diamankan ke Polda Bali.
Sekitar Pukul 11.28 WIta dilakukan negosiasi antara petugas dipimpin Kapolsek dengan penterjemah bernama Filip. Namun Amokrane tetap melawan dengan membawa pisau belati menantang petugas untuk berkelahi dan minta ditembak.
Amokrane juga memaki Polisi dan Presiden Jokowi dengan kata-kata kasar yang tidak pantas. Panit penyidik Polsek Kuta Utara kemudian mengeluarkan tembakan peringatan ke udara tiga kali.
"Ia (Amokrane) memaki-maki polisi dan Presiden dengan kata Ban*s#t sambil menantang semua yang ada di dekatnya. Polisi kemudian memberi tembakan peringatan,"jelas seorang petugas yang enggan disebut namanya.
Mendengar tembakan polisi, Amokrane Sabet yang membawa sebilah pisau menjadi kalap dan mengejar anggota polisi dan orang-orang yang ada di dekatnya. Brigadir Sudiarta yang terjatuh ke got saat menghindarri serangan brutal Amokrane, kemudian menjadi korban setelah ditikam di bagian leher hingga tewas.
Untuk menghindari korban lebih lanjut, Polisi kemudian menembak Amokrane di bagian dada dan kepala hingga tewas di tempat.
Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Wayan Arta Ariawan, SH, S.ik, membenarkan peristwa ini.
"Iya memang benar, nanti info lebih lengkap menyusul, masih kita dalami lebih lanjut,"ujarnya singkat. [bbn/spy]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2636 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2286 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026