Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 3 Oktober 2026
Sebelum Dibunuh Amokrane, Brigadir Sudiarta Ajak Keluarga Melukat ke Tirta Gangga
Rabu, 4 Mei 2016,
02:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Keluarga anggota polisi Brigadir Anak Agung Putu Sudiarta (41) yang gugur dalam tugas saat melakukan aksi giat paksa pada wisatawan Perancis Amokrane Sabet, di Desa Tibubeneng pada Senin (2/5) kemarin mengaku sudah ikhlas atas kepergian Sudiarta.
Keluarga mengatakan setiap pekerjaan pasti ada resikonya. Dan Sudiarta sebagai anak telah melakukan darma baktinya di dunia. Hal itu dikatakan ayah kandung almarhum Sudiarta, Anak Agung Made Sujaya (62), mengaku tidak ada firasat sedikitpun perihal kematian anak pertamanya dari empat bersaudara ini.
Ditemui di rumah duka, di Gunung Talang II Gang Mawar 4, Buana Kubu Raya, Denpasar, Selasa (3/5) ayah Sudiarta tampak hanya duduk termenung sambil menundukkan muka. Terkadang, dia tiduran di halaman rumahnya yang bernuansa adat Bali itu.
"Saya ihklas. Anak saya sudah di surga. Dia sudah menjalankan kewajibannya sebagai anak," lirih Made Sujaya.
Lain hal dengan istri korban bernama Ni Made Ayu Larasati (41) mengaku mendapatkan firasat sebelum suaminya itu meregang nyawa ditusuk Amokrane.
"Saya mimpi didatangi orang besar dan tumben almarhum mengajak kami sekeluarga jalan-jalan ke Taman Ujung, Karangasem, kemudian melukat ke Tirta Gangga," ujar perempuan kelahiran Jakarta ini.
Sudiarta tewas dengan meninggalkan tiga orang anak, yaitu Anak Agung Raka Cempaka Devita Sari (17), Anak Agung Made Deva Ari Gangga (15) dan Anak Agung Ketut Trisna Dewi (10).
Keluarga mengaku, Sudiarta sempat pulang ke rumah saat ada dinas malam, kemudian pagi berangkat lagi. Namun ayah almarhum mengaku tidak sempat bertemu. Diakuinya, putranya itu, tak pernah menelepon jika tak ada hal yang sangat penting sekali.
Sebelum bekerja menjadi polisi sebagai buru sergap (Buser) di Polsek Kuta Utara, Sudiarta sebelumnya menjadi petugas di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar.
"Sambil bekerja, dia memulai pendidikannya pada tahun 1997, almarhum sebelum jadi polisi bekerja di DKP," kata Made Sujaya sembari melamun.[bbn/suaradewata]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1094 Kali
02
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 429 Kali
03
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 381 Kali
04
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 340 Kali
05
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 288 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026