Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pelajar YPAC Mengaku Diperkosa Seorang Pemuda di Seminyak

Rabu, 11 Mei 2016, 07:05 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Pelajar SMP Made RLD (16), mengaku disekap dan diperkosa oleh JAS (35), pemuda asal NTT yang ngekos di Jalan Kayu Aye nomor 43 Seminyak Kuta, 25 April lalu.
 
Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan mengatakan, pelajar SMP ini mendatangi Polresta Denpasar, Minggu (8/5) dan mengaku diperkosa oleh JAS. 
 
Kejadian perkosaan terjadi 25 April sekitar pukul 22.00 Wita, dimana korban disekap di dalam kamar dan tanganya diikat tali raffia. Korban juga mengaku diperkosa sebanyak 3 kali di kamar kos pelaku di Jalan Kayu Aye nomor 43 Seminyak Kuta. Akibat perkosaan itu, kemaluan korban terasa sakit.
 
Sementara, Unit PPA Sat Reskrim Polresta Denpasar yang menangani kasus ini langsung mengamankan JAS dan menginterogasinya. Namun saat diperiksa, pemuda asal NTT ini membantah semua tuduhan korban. 
 
“Terlapor membantah menyekap dan memperkosa,” ujar Kompol Reinhard.
 
Guna mengungkap titik terang kasus ini, petugas melakukan olah TKP. Sayangnya, dari hasil olah TKP, polisi tidak ditemukan tanda tanda kekerasan ataupun unsur perkosaan seperti yang dilaporkan. 
 
Kompol Reinhard mengakui, korban pelajar di Sekolah YPAC yang notabene sekolah anak “keterbelakangan mental,” sudah menjalani visum et revertum. Hasilnya pun cukup mengejutkan, tidak ditemukan luka baru di bagian kemaluan korban. 
 
“Ini yang membuat kami bingung atas laporan korban. Lagipula keterangannya sering berubah-ubah. Kami masih mendalami kasus ini,” beber mantan Kapolsek Kuta Utara ini.
 
Sementara ini, kata Kompol Reinhard, pihaknya belum menetapkan status tersangka terhadap JAS karena belum menemukan bukti permulaan yang cukup. 
 
“Terlapor masih kami periksa untuk mencari titik terang kasus ini,” tandasnya. [bbn/spy]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami