Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Bersihkan Sungai, Pemkot Denpasar Kerahkan Pasukan Biru
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Bersihkan sungai-sungai Kota Denpasar kerahkan pasukan biru.Keberadaan sungai-sungai besar di Denpasar kini telah berubah, yang tadinya kotor dan dianggap sebagai tempat membuang segala macam kotoran yang tidak dinginkan, baik itu berupa sampah maupun air limbah dari rumah tangga dan industry sehingga masyarakat jarang yang datang ke bantaran sungai.
Kini sungai-sungai besar telah ditata dan disulap menjadi sebuah taman rekreasi wisata baru.Hal ini terbukti dengan keberadaan tiga sungai di Denpasar yang sudah di tata menjadi taman rekreasi wisata, yakni Sungai (Tukad) Bindu, di Banjar Ujung, Kelurahan Kesiman Kecamatan Denpasar Timur, kemudian bantaran Tukad Badung yang di mulai dari bawah jembatan Jalan Gajah Mada dan Tukad Tagtag, tepatnya di sebelah timur SMPN 10 Denpasar.
Sungai sejatinya bagi umat Hindu di Bali dianggap suci, dimana filosopi sungai sebagai tempat pembersihan.Oleh karenanya sungai patut dikembalikan fungsi dan maknanya.
Sejalan dengan itu, Walikota Rai Mantra beserta jajarannya turus berupaya untuk menjadikan sungai sebagai tempat yang bersih guna dapat memberikan kehidupan bagi kita semua.Denpasar juga memiliki pasukan biru dibawah komando Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar yang bertugas membersihkan sampah-sampah yang ada disungai diseputaran Kota Denpasar.
Ada sekitar 219 orang petugas harian lepas (PHL) di Bidang Pengairan pada Dinas PU Kota Denpasar yang disiagakan untuk membersihkan sampah serta lumpur di sungai-sungai di Denpasar. [Der/bbn]
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 533 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 391 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 383 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan