Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
110 Siswa Drop Out Dapat Perhatian Khusus Pemkab Buleleng
Sabtu, 8 Oktober 2016,
05:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Buleleng. Pemkab Buleleng melalui Dinas Pendidikan menyelenggarakan acara Serah Terima Bantuan Siswa Drop Out di Kabupaten Buleleng. Pemkab Buleleng menyerahkan bantuan berupa barang dan Uang Tunai sebesar Rp 1. 230.000 kepada 110 siswa Drop Out untuk semua tingkatkan sekolah, Jumat (7/10) di Gedung Wanita Laksmi Graha.
Penyaluran bantuan diberikan lagsung kepada siswa yang bersangkutan tanpa melalui perantara, namun tetap berkoordinasi dengan kepala sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng melalui Posko Drop Out Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng. Bantuan yang diberikan pada saat ini diperuntukan sampai bulan Desember tahun 2016.
Bantuan itu bertujuan untuk mendukung program 12 PAS Bupati Buleleng Bidang Pendidikan yaitu
“Meningkatkan Aksesbilitas dan Kualitas Pendidikan”, sebagai penumbuh rasa solidaritas sesama anak negeri dalam memanifestasikan Tujuan Pendidikan Nasional yang merata dan berkualitas dengan berperan pada Frame Education For All(Pendidikan dari kita, oleh kita dan untuk kita semua) dan menggugah para dermawan yang ada di Kabupaten Buleleng untuk menyisihkan pendapatnya membantu anak – anak Buleleng yang tidak dapat melanjutkan pendidikan.
Suyasa berharap program ini bisa membantu untuk menjawab persoalan aksebilitas pendidikan di Kabupaten Buleleng. Sebanyak 48 orang melanjutkan ke tingkat SMP dan sisanya melanjutkan ke tingkat SMA/SMK dan donasi ini diberikan dua bulan sekali. "Jadi kita berharap bahwa program ini bisa membantu untuk menjawab persoalan – persoalan aksesbilitas pendidikan anak – anak kita," katanya.
Ditemui usai acara Sutjidra mengatakan, rata – rata laman pendidikan di Kabupaten Buleleng masih 6,9 persen sangat jauh dari wajib belajar. Angka Drop Out ini kedepannya bisa ditekan serendah – rendahnya. “rata – rata laman pendidikan kita masih 6,9 jauh masih dari wajib belajar dan anak yang drop out kedepan angkanya bisa kita tekan serendah – rendahnya”, ungkapnya.
Pendanaan bantuan siswa drop out ini berasal dari APBD Kabupaten Buleleng tahun 2016 dan Dana dari para dermawan, donatur yang peduli pendidikan.[bbn/rls/psk]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026