Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




PDIP: Mungkin Ada Waktunya Jokowi Temui SBY

Aksi Bela Islam

Senin, 21 November 2016, 07:40 WITA Follow
Beritabali.com

Ketua DPP PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno. [source: istimewa]

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Beritabali.com - Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai Aksi Bela Islam II pada 4 November 2016, rajin melakukan safari baik ke markas Ormas Islam, menemui tokoh politik dan mengundang para ulama serta mengecek aparat keamanan TNI dan Polri. Namun, masih ada yang belum ditemuinya.

Ketua DPP PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno mengatakan dalam mengelola negara Jokowi tidak bisa sendirian sehingga harus bersama-sama dengan peran dan fungsi saling melengkapi. Maka, perlu membangun komunikasi dengan berbagai elemen bangsa.
 
"Silaturahmi dan komunikasi politik harus terus dibangun, manajemen gotong-royong," kata Hendrawan. 
 
Menurut dia, Jokowi ingin menyampaikan sinyal bahwa betapa pentingnya persatuan, kesatuan, kebersamaan dan komitmen terhadap konstitusi serta nilai-nilai kebangsaan. Tentu, jika ada pihak yang ingin pamer kekuatan, merubah aturan main melalui premanisme jalanan maka harus dihadapi dengan tegas.
 
"Nah prakondisi untuk bertindak tegas dan decisive itu sedang dibangun dengan penyadaran kolektif terhadap segenap kekuatan kebangsaan," ujar anggota DPR RI Fraksi PDIP ini.
 
Di samping itu, Hendrawan mengatakan tidak menutup kemungkinan Jokowi pada saatnya akan menemui atau mengundang mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingat safari politik ala Jokowi untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.
 
"Mungkin pada saatnya setelah prakondisinya terpenuhi, tak ada masalah," jelas dia. [idc/wrt]

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami