Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kalau Trump Protektif, RI Bisa Lirik Hong Kong

Rabu, 30 November 2016, 18:00 WITA Follow
Beritabali.com

Tanpa AS, Indonesia masih bisa lakukan hubungan dagang dengan negara lain. [source: istimewa]

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Beritabali.com - Jakarta. Apabila Presiden AS Donald Trump menerapkan kebijakan dagang yang protektif, Indonesia harus cari negara lain untuk ekspor. Pilihannya cukup banyak, salah satunya Hong Kong.
 
Leung Kwan Ho, Direktur Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) mengatakan, peluang ekspor Indonesia bisa diarahkan ke Hong Kong dan negara lain, seperti Eropa. Sehingga Indonesia tidak akan kehilangan pasar dan sumber bahan baku produk.
 
"Kita masih menunggu terhadap aturan presiden AS terpilih Trump jika nantinya terpilih," ujarnya di Jakarta, Selasa (29/11).
 
Leung mengatakan, terlepas dari kebijakan Trump yang membuat gusar banyak negara. Setidaknya perdagangan Indonesia dengan Hong Kong selama sembilan bulan terakhir di 2016, dengan nilai total perdagangan keduanya mencapai US$3,9 miliar, rinciannya ekspor Hong Kong ke Indonesia mencapai US$2,1 miliar dan nilai impor dari Indonesia US$1,8 miliar.
 
"Mengingat kedekatan hubungan perdagangan kita, HKTDC senang untuk meningkatkan perdagangan dan memperkuat hubungan bilateral ini lebih jauh. Dengan upaya kami, saya yakin peluang perdagangan akan dapat lebih dikembangkan antara Indonesia dan Hong Kong," jelasnya.
 
Oleh karena itu, Ia menambahkan untuk mempererat bilateral itu, HKDTC akan melakukan pameran internasional di Hong Kong pada 9 sampai 19 Januari 2017. 
 
"Ini mengajak para pedagang dan pemasok Indonesia untuk memperluas bisnis mereka ke pasar yang baru," jelasnya. [idc/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami