Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 13 Mei 2026
Direktur Perusahaan Minyak Petronas Gadungan Ditembak
Penipuan Berkedok Hibah Masjid
Rabu, 21 Desember 2016,
04:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Kuta. Empat komplotan penipu dan pencurian berkedok dana hibah rumah ibadah (masjid), digulung jajaran Unit Reskrim Polsek Kuta, pada Selasa (20/12). Karena melawan, petugas terpaksa melumpuhkan dua kaki pelaku. Petugas mengamankan sejumlah barang bukti hasil kejahatan para tersangka.
Para tersangka yang ditangkap masing-masing, Muhammad Ramli alias Herman alias H. Bustamin (50) asal Banten dan Yogie Sukiman alias Siregar (52) asal Jakarta. Dua lainnya yakni Abdul Rasyid (44) asal Jakarta, dan Muh Yusri alias Botak (32) asal Sulawesi Selatan.
“Karena melawan dua tersangka yakni Ramli dan Yogie terpaksa kami lumpuhkan," tegas kata Kapolsek Kuta, Kompol I Wayan Sumara, Selasa (20/12).
Empat komplotan penipu ini, menurut Kompol Sumara sudah beraksi sejak 5 Desember lalu. Empat TKP sudah mereka jelajahi, kesemuanya berada di Kuta. Namun, berdasar hasil penyelidikan, para pelaku ni ternyata beraksi sebanyak 30 TKP diberbagai lokasi, dengan modus operandi yang sama.
Kompol Sumara mengatakan, komplotan yang diotaki Sukri (buron) ini terbilang professional. Sebelum beraksi, komplotan ini sudah mengamat-amati korbannya dan Sukri kemudian beraksi. Awalnya Sukri berkenalan dengan korban di depan lobby Hotel Ibis di Jalan Raya kuta.
Berlagak orang kaya, Sukri mengaku dari Brunai Darussalam sebagai Direktur Supervisor pabrik minyak terbesar se-Asia Tenggara (Petronas). Kepada korban, pelaku menawarkan dana hibah pembangunan tempat ibadah (masjid).
"Agar dipercaya, pelaku memperlihatkan kartu identitas dari Petronas. Korban akhirnya percaya,” ujarnya.
Setelah dipercaya, pelaku Sukri kemudian mengajak korbannya ke sebuah warung makan di Kuta. Namun sebelum ke warung, pelaku sudah menghubungi dua temannya Ramli dan Yogie untuk datang.
Begitu Sukri dan korban tiba, Ramli dan Yogie sudah berada di warung. Di warung Sukri pura pura kenalan dengan dua temannya mengaku boss showroom mobil di Kaltim,” terangnya.
Kepada korban, Sukri menjelaskan program pemberian hibah tersebut. Korban mulai yakin dan tertarik akan bantuan hibah tersebut. Apalagi pelaku berjanji akan memberikan secara tunai ke rekening BRI. Selanjutnya, pelaku mengajak korban ke mesin ATM BRI. Disinilah penipuan itu terjadi.
Korban kemudian diminta memperlihatkan saldo di rekeningnya di Bank Mandiri. Saat menekan nomor PIN, korban diminta sambil berucap dan mengulangi tiga kali. Saat itu, Ramli yang pura-pura main HP langsung mengetik nomor pin korban.
Dalam rekening korban, ternyata terdapat saldo Rp 26 juta lebih. Usai memperlihatkan saldo, mulai para pelaku saling tukar kartu ATM. Ini dilakukan secara cepat, sehingga korban pun tak menyadari jika kartu ATM-nya telah ditukar.
“Setelah berhasil, Ramli dan Yogie pamit pergi ke hotel. Mereka menguras isi ATM korban dan uang hasil kejahatan dibagi, termasuk dua rekannya Rasyid sebagai sopir dan Yusri,” bebernya.
Sepeninggal para pelaku, korban akhirnya tersadar. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Kuta. Berdasar hasil rekaman kamera CCTV ATM, komplotan penipu ini ditangkap pada Jumat (16/12) di Jalan Raya Kediri Tuban saat berada di dalam mobil Terios dan Avanza.[spy/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1177 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 917 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 749 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 684 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026