Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 3 Juli 2026
Sampah Badung Tembus 876 Ton Sehari, Pemkab Kejar Nol Residu ke TPA
BERITABALI.COM, BADUNG.
Volume timbulan sampah di Kabupaten Badung terus menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, total sampah yang dihasilkan kini mencapai 876,1 ton per hari.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 614,4 ton atau 70,2 persen telah berhasil dikelola. Sementara 261,7 ton atau 29,8 persen masih menjadi residu yang terus diupayakan untuk ditekan melalui berbagai program pengelolaan sampah berbasis sumber.
Kepala DLHK Badung, Made Rai Warastuthi, mengatakan pemerintah daerah kini memperketat validasi data lapangan sekaligus mempercepat target kemandirian pengelolaan sampah di seluruh sektor.
Baca juga:
Kamboja Belajar Kelola Sampah ke Gianyar
"Target besar kita adalah mandiri kelola sampah dari rumah tangga, sekolah, pasar, akomodasi wisata, hingga pelaku usaha. Kita mau memangkas habis residu yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir atau TPA," jelasnya, Kamis (2/7/2026) di Badung.
Menurutnya, data yang akurat menjadi fondasi utama dalam menentukan kebijakan dan intervensi pemerintah. Hingga awal Juli 2026, sebanyak 122.951 kepala keluarga atau sekitar 91 persen dari total 134.270 kepala keluarga di 62 desa dan kelurahan telah didata secara door-to-door.
Hasil pendataan tersebut juga memperlihatkan tingkat kepatuhan masyarakat dalam memilah sampah yang masih beragam. Sebanyak 17 desa dan kelurahan masuk kategori sangat baik dengan tingkat pemilahan di atas 90 persen. Selain itu, terdapat 10 wilayah berkategori baik, 22 wilayah berkategori menengah, serta 13 desa dan kelurahan yang masih menjadi prioritas karena tingkat kepatuhan pemilahannya berada di bawah 50 persen.
"Hasil pendataan ini menjadi modal utama kami untuk melakukan validasi dan pengawasan secara ketat di lapangan. Lewat data akurat, intervensi pemerintah seperti pembagian sarana dan edukasi warga bisa lebih tepat sasaran," ujarnya.
Untuk meningkatkan capaian di wilayah yang masih rendah, Pemkab Badung mengoptimalkan operasional 47 unit Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) dengan kapasitas pengelolaan mencapai 298,2 ton per hari.
Selain itu, partisipasi masyarakat juga terus diperkuat melalui pengembangan 207 bank sampah yang tersebar di berbagai wilayah. Sektor pendidikan turut dilibatkan melalui pembinaan rutin di 662 satuan pendidikan yang melibatkan sedikitnya 99.250 siswa.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkab Badung dalam memperkuat budaya memilah sampah sejak dari sumber, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) melalui sistem pengelolaan sampah yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1066 Kali
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 504 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 378 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun