Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pura Teratai Bang Candi Kuning Bedugul Diterjang Longsor

Jumat, 23 Desember 2016, 06:54 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Beritabali.com, Tabanan. Pura Teratai Bang yang ada di Bukit Catu, Kebun Raya Bedugul, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan tertimpa tanah longsor.  Akibatnya sebagain besar bagunan yang  ada di Pura Teratai Bang hancur dan kerugian yang diderita mencapai Rp 5 Miliar.
 
Longsor yang terjadi sekitar pukul 19.00 Wita, Rabu malam (21/12) tersebut diduga karena hujan lebat yang mengguyur wilayah kecamatan Baturiti dan sekitarnya. Beberapa titik terjadi longsor di wilayah kecamatan Baturiti, seperti jalan yang menghubungkan Denpasar – Singaraja di Desa Candikuning II tertimbun tanah longsor setinggi 10 meter yang mengakibatkan jalur tersebut macet total.  
 
Titik tanah longsor juga menerjang Pura Teratai Bang yang ada di kawasan Kebun Raya Bedugul. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan, seperti taman beji, padma sari, gedung bata 1, bale pemiosan, bale pesandekan, bale upakara, patung Wisnu, tempat penglukatan. 
 
Sedangkan di bagian bangunan Siwa lingsir juga mengalami kerusakan diantaraya 2 buah patung betara Bayu dan tembok penyengker. Sementara itu di bagian natar sejumlah bangunan yang rusak bale niskala, pondasi padmasana, bale pesandekan, tembok penyengker, bale pemiosan. Di bagian madya mandala beberapa bangunan juga mengalami kerusakan akiba terkena longsoran tanah, diantaranya bangunan bale kulkul, tembok penyengker, 2 buah pelinggih apit lawing, bale lantang, 2 bangunan bale gong, pelinggih pengubengan, dua buah bale punia, bale pewaregan. Di nista mandala bale pebatan mengalami kerusakan begitujuga dengan areal parkir.
 
Sementara itu bencana karena keganasan alam juga terjadi di Banjar Penatahan Kaja, Desa Penatahan, Kecamatan Penebel, Tabanan. Merajan milik I Wayan Subiakta, hancur diterjang angin kencang, Selasa malam (21/12).
 
Saat itu sekitar pukul 18.30 Wita hujan deras disertai angin kencang didengar oleh warga sekitar, tak lama berselang terdengar suara riuh dari arah merajan milik korban. Setelah dicek ternyata  bale gong yang ada di Merajan Tangkas Kori Agung milik korban sudah dalam keadaan rubuh. Akibat kejadian itu , korban mengalami kerugian mencapai Rp 40 Juta.[nod/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami