Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jual Beli Valas di Bali Bergantung Jumlah Turis

Selasa, 27 Desember 2016, 13:00 WITA Follow
Beritabali.com

ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Transaksi jual beli valuta asing (valas) di Provinsi Bali naik, sejalan dengan antrinya wisatawan asing masuk ke Pulau Dewata.
 
"Berdasarkan data transaksi Penyelenggara KUPVA BB di Provinsi Bali tahun 2016 mencapai Rp22,91 triliun," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali, Causa Iman Karana di Denpasar, Sabtu (24/12).
 
BACA JUGA: 
Dalam laporan kajian ekonomi dan keuangan regional, Causa mengatakan, perdagangan valas tersebut meningkat 0,26% (ctc) dibandingkan periode sama di 2015 yang total pembelian dan penjualan valas masing-masing Rp11,35 triliun dan Rp11,56 triliun.
 
Peningkatan transaksi jual-beli valas ini sejalan dengan meningkatnya jumlah wisman di triwulan III 2016 sebesar 27,21% (yoy) ketimbang triwulan III-2015.
 
Menurut Causa, selain faktor jumlah kunjungan wisman, meningkatnya transaksi jual-beli valas didorong oleh bertambahnya jumlah KUPVA Bukan Bank (KUPVA BB) Berizin di Provinsi Bali.
 
Sampai dengan Oktober 2016, terdapat 664 Kantor KUPVA BB Berizin yang terdiri dari 141 Kantor Pusat (KP) dan 523 Kantor Cabang (KC). Jumlah tersebut meningkat sebanyak 53 Kantor dibandingkan akhir 2015.
 
Implementasi Ketentuan Kewajiban Penggunaan Rupiah di Provinsi Bali juga ikut mendorong peningkatan transaksi penukaran valas di Bali, khususnya transaksi yang dilakukan wisman di hotel-hotel yang telah bekerjasama dengan Penyelenggara KUPVA BB Berizin.
 
Hal tersebut terkonfirmasi dari total transaksi salah satu KUPVA BB yang memiliki 45 kantor cabang yang berlokasi di beberapa hotel di Provinsi Bali.
 
BACA JUGA: 
Berdasarkan data yang ada, jumlah transaksi seluruh kantor cabangnya yang berlokasi di hotel selama 2016 hingga September 2016 mencapai Rp114,83 miliar, meningkat signifikan 244,84% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 45,5 miliar.
 
Dinas Pariwisata Provinsi Bali mencatat jumlah kunjungan turis asing yang datang langsung dari negaranya selama Januari-Oktober 2016 sebanyak 4 juta orang. Sementara periode sama di 2015, jumlahnya 3,3 juta orang. [bbn/idc/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami