Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Unik, Jagung Organik Dengan Tongkol Warna Warni

Senin, 2 Januari 2017, 17:11 WITA Follow
Beritabali.com

Panen jagung organik tongkol aneka warna. [ist]

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Jagung organik dengan biji aneka warna seperti merah, putih, hitam, kuning, unggu, yang ditanam di Desa Penatahan, Kecamatan Penebel dipanen oleh TNI Kodim 1619/Tabanan, Senin (2/1). Jagung yang bernama jagung Bhineka itu ditanam oleh  Helmi Musadi (38), warga asal desa Pekambingan, Denpasar, yang merupakan binaan dari Kodim 1619 Tabanan
 
Hadir dalam panen di areal lahan seluas 15 are itu, Dandim 1619 Tabanan  Letkol Inf. Herwin Gunawan beserta jajaran Koramil 08-1619/Penebel.Menurut  Helmi Musadi (38), jagung bhineka hasil rekayasa genetik ini sudah mulai dikembangkan sejak enam bulan silam di lahan seluas 15 are miliknya di desa Penatahan, Penebel. 
 
Dibantu oleh puluhan anak yatim piatu, Helmi lulusan S2 pertanian di negara Jepang ini berhasil membuat terobosan memproduksi jagung dengan tongkol beragam warna. Dalam satu tongkol original dengan panjang 15-20 centimeter, ada sejumlah degradasi warna yang dihasilkan seperti merah, kuning, abu-abu, hitam dan beragam warna lainnya. 
 
Bahkan dalam satu tanaman jagung memiliki lima atau enam tongkol. Meski tidak banyak dijelaskan, Helmi mengatakan jagung bhineka (red: jagung dengan tongkol warna warni) ini didapat dari proses rekayasa genetik. Penentuan warna didapat dari cahaya matahari (red: ultraviolet), namun untuk bisa menghasilkan warna yang kita inginkan perlu proses,ucapnya.
 
Tidak ada perlakuan istimewa menanam jagung bhineka tersebut. Hanya saja dibutuhkan waktu tanam sampai panen dua bulan lebih seminggu. Jagung ini lebih manis dan memiliki kandungan nutrisi yang cukup bagus karena memang diolah secara organic,tegasnya.Dandim Tabanan Letkol inf. Herwin Gunawan menegaskan kegiatan ini sebagai bentuk dukungan TNI dalam peningkatan produksi jagung guna mengejar target swasembada jagung di tahun 2017. 
Kami ajak mereka yang pintar dan ahli dibidang pertanian untuk terus melakukan terobosannya. Dan jagung bhineka ini merupakan binaan kodim dengan harapan kedepan bisa menjadi icon kabupaten Tabanan,jelasnya.
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Humas Buleleng



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami