Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Dibawa ke Jakarta, Simpatisan ISIS Dikawal Densus 88
Jumat, 27 Januari 2017,
03:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lima orang simpatisan ISIS asal Cilincing Jakarta Utara, yang diamankan di Polda Bali setelah dideportasi dari Istanbul, Turki, digiring ke Mabes Polri, Kamis (26/1) siang. Satu keluarga terdiri dari bapak, ibu, anak itu mendapat pengawalan ketat dari Tim Detasemen Khusus 88 (Anti Teror).
Sebelum diberangkatkan ke Mabes Polri, kelima simpatisan ISIS yang terdiri dari bapak berinisial Tri (39), istrinya Nur AZ (34), tiga anaknya satu perempuan, Nur Ch (13), serta dua pria Muh UA (8) dan Muh US (6), diperiksa di ruang Dit Reskrimum Polda Bali.Pemeriksaan dilakukan tim Densus 88 dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
“Pemeriksaan kelimanya dilakukan selama dua hari. Polda Bali hanya membantu pemeriksaan saja,” tegas Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja, Kamis (26/1).
Menurut perwira melati dua di pundak ini, kelima simpatisan ISIS berencana berangkat ke Timur Tengah untuk berjihad. Karena tidak memungkinkan bisa langsung masuk Suriah, maka bersama keluarganya singgah di beberapa negara, seperti Thailand menuju Istanbul, agar
tak terdeteksi.
“Mereka pergi ke Suriah dengan biaya sendiri dan keberangkatannya telah diatur oleh WNI yang telah lebih dulu tiba di Instanbul. Mereka berencana masuk ke Suriah melalui Turki,” ujar perwira asal Madiun Jawa Timur ini.
Untuk status kelimanya, AKBP Hengky mengatakan masih sebagai terperiksa dan bukan tersangka. Keterangan mereka masih didalami seputar tujuannya berangkat ke Turki, siapa yang mendanai dan siapa saja anggota jaringannya.
Dijelaskan, kelimanya berangkat melalui Bandara International Ngurah Rai Kuta, sekitar pukul 11.45 Wita dengan pengawalan ketat Tim Densus 88 dan petugas BNPT. Barang bukti yang dibawa yakni dokumen keberangkatan dan HP milik TR yang digunakan untuk berkomunikasi.
“Masih dikembangkan Tim Densus 88. Mereka sudah dibawa tadi siang ke Mabes Polri,” ungkapnya.
Ditanya mengapa mereka transit ke Bali dan bukan Jakarta. AKBP Hangky mengatakan, mereka beralasan akan berlibur ke Bali.
“Pihak Kepolisian Turki membebaskan mereka asal kembali ke negaranya (Indonesia). Jadi, mereka memilih Denpasar,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, lima orang yang diduga simpatisan kelompok teroris ISIS diperiksa intensif di Mapolda Bali. Kelimanya berinisial, Tri, Muh UA, Muh US, serta dua perempuan Nur AZ dan Nur Ch, asal Cilincing, Jakarta Utara, dideportasi dari Istanbul, Turki, dan tiba di Bandara Ngurah Rai, Tuban, Selasa (24/1) sekitar pukul 22.15 malam lalu.
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3808 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1750 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026