Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Munarman FPI Diperiksa 8 Jam di Polda Bali
Senin, 30 Januari 2017,
22:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Didampingi 12 pengacara dari Jakarta, terlapor Munarman yang tersangkut kasus fitnah kepada warga Bali khususnya pecalang, menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali, Senin (30/1). Pemeriksaan juru bicara Front Pembela Islam (FPI) ini berlangsung 8 jam lamanya dari pukul 11.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita.
Dengan mengenakan kemeja batik biru, terlapor Munarman dicecar 25 pertanyaan. Pemeriksaan terhadap juru bicara FPI itu berlangsung tertutup di lantai 3 Dit Reskrimsus Polda Bali. Sejumlah awak media tidak diperkenankan masuk dan dijaga dua petugas Provost Polda Bali.
Disela-sela pemeriksaan, Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja mengatakan, terlapor Munarman datang sekitar pukul 11.00 Wita dan dikawal 12 pengacara dari Jakarta. Juru bicara FPI itu dicecar penyidik dengan 25 pertanyaan.
“Ada 25 pertanyaan. Tadi sempat istrahat karena sholat duhur dan ashar dan dilanjutkan kembali pemeriksaan. Jadi sekarang masih berlangsung,” jelasnya didampingi Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes Pol Kennedy.
Menurutnya, pemeriksaan terhadap Munarman terkait apa yang dilakukannya 16 Juni 2016 lalu dan seluruh pertanyaan penyidik dijawab secara koorperatif.
“Dari 25 pertanyaan pasti ada perkembangan dan masih belum selesai,” jelasnya.
Pemeriksaan akan terus dilakukan dan bisa saja selesai hari ini. Namun apabila terlapor Munarman merasa kelelahan dan mengaku sakit, pemeriksaan tidak bisa dilanjutkan.
“Kalau terlapor merasa sakit dan lelah tidak bisa dipaksakan dan bisa dilanjutkan lain waktu,” ungkap mantan Kabag Binkar Biro Ops Polda Bali ini.
Untuk kasus dugaan fitnah ini, penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali telah memeriksa 23 saksi dan kemungkinan pemeriksaan saksi akan bertambah. Saksi saksi yang diperiksa berasal dari Bali yakni sebagian dari elemen masyarakat Lintas Agama di Bali yang melaporkan kasus fitnah tersebut.
“Saksi untuk terlapor Munarman belum ada,” ujarnya.
Apakah setelah pemeriksaan akan ada peningkatan status terhadap yang bersangkutan? AKBP Hengky menjawab tergantung dari hasil pemeriksaan nantinya. Sejauh ini pertanyaan penyidik bisa berkembang tergantung dari jawaban terlapor Munarman.
Soal adanya tanggapan pemeriksaan Munarman tidak bisa dilakukan di Bali berdasarkan locus delicity, ditanggapi Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes Pol Kenedy. Dia mengatakan, dalam kasus ini terlapor Munarman dijerat dengan UU ITE Pasal 28 a Ayat 2 dengan ancaman 6 tahun penjara.
“Jadi kalau kita mengacu pada UU ITE Pasal 28 a Ayat 2 dan ini memang tidak menganut locus delicity. Maka di Juntokan dengan Pasal 156,” tegasnya.
Selama pemeriksaan berlangsung, Kombes Kenedy mengatakan, kondisi Munarman masih sehat. Lamanya pemeriksaan kemungkinan pertanyaan dari penyidik mengembang berdasarkan jawaban dari terlapor.
“Tadi kami juga sudah menunjukkan rekaman video terkait komentarnya. Tapi kita tunjukkan cuplikan secara spesifik yang ada muatannya saja,” bebernya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5937 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026