Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penyelundupan Daging Penyu ke Bali Ibarat Fenomena Gunung Es

Rabu, 8 Februari 2017, 05:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Sedikitnya 7 ekor penyu hijau hasil tangkapan Dit Pol Air Benoa, dilepas ke habitatnya di Pantai Kuta, Selasa (7/2). Pelepasan satwa yang dilindungi UU tersebut dilakukan Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose dan dihadiri sejumlah instansi dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat).
 
Pelepasan penyu disaksikan sejumlah wisatawan asing dan domestik yang berada di pantai Kuta. Tak urung, wisatawan juga ikut berbaur bersama Kapolda untuk melepaskan penyu ukuran besar itu ke dalam air. Sebelum dilepas, beberapa wisatawan berselfi bersama hewan langka yang dilindungi UU tersebut.
 
Disela-sela pelepasan, Kapolda mengatakan 7 ekor penyu yang dilepas di pantai Kuta merupakan hasil tangkapan jajaran Dit Pol Air Benoa. Berdasarkan beberapa kasus yang ditangani jajaran Dit Pol Air Benoa dan Polres Polres menunjukkan bahwa perdagangan penyu di Bali dalam jumlah kecil. 
 
“Mereka (penyelundup) umumnya mengangkut penyu dalam jumlah kecil (10 ekor) agar lebih mudah diperdagangkan. Jadi kalau tertangkap kerugiannya pun kecil,” terang Kapolda.
 
Penyu hijau yang diperdagangkan, menurut Kapolda, dilakukan dengan cara pengiriman langsung kepada penjual kuliner penyu dalam jumlah kecil, tanpa ditampung terlebih dahulu atau ditangkar lagi oleh pengepul utama. 
 
"Modus lainnya, pengiriman berupa potongan daging penyu juga menjadi modus yang sulit terungkap dan cukup digemari. Mengingat kemasannya yang kecil dan dapat dengan mudah diangkut atau dikirimkan melalui jasa bus sehingga sulit terdeteksi," tegasnya lagi.
 
Kapolda yang masih menjabat Deputi Nasional Penanggulangan Terorisme ini menyebutkan kasus penyelundupan penyu di Bali ibarat fenomena gunung es, dimana hanya sedikit yang terlihat atau tertangkap. Namun didasarnya masih banyak yang belum terungkap jaringannya, baik di Bali maupun daerah asalnya. 
 
 
Untuk itu, Kapolda mengajak semua pihak untuk mendukung dan bekerjasama dengan pihak kepolisian, agar pemanfaatan penyu illegal dapat diminimalisir.
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami