Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Demo Anti-Trump di Peringatan Hari Presiden AS
Rabu, 22 Februari 2017,
08:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, New York. Puluhan ribu massa melakukan aksi demonstrasi anti-Donald Trump di sejumlah kota AS, seperti Los Angeles, Chicago, Los Angeles, Atlanta, Philadelphia dan New York serta Washington DC.
NBC News mengabarkan, aksi tersebut digelar bertepatan dengan 'Hari Presiden AS', Senin (20/2/2017). Namun mereka menamakan aksi itu dengan sebutan 'Aksi Bukan Presiden Saya'. Di kota New York, ribuan demonstran berdemo di depan Trum International Hotel, Manhattan hingga ke ujung Central Park sambil menyanyikan 'We Shall Overcome'.
[pilihan-redaksi]
Banyak demonstran membawa poster bertuliskan 'Bukan Presiden Saya' atau 'Lawan' dan meneriakkan 'No Ban' menentang perintah eksekutif Trump yang melarang kedatangan warga Muslim dari 7 negara, dan 'No Wall' rencana pembangunan tembok pembatas Mexico dan AS. "Saya prihatin, negara kita dibawa ke mana," tutur Sayief Leshaw, perempuan 22 tahun yang datang bersama pacarnya.
Sementara itu, adu mulut terjadi antara pendukung Trump dan kelompok anti-Trump di taman Columbus Circle, Washington DC. Ada pula yang membawa poster "Selamat Hari Presiden bagi Presiden Rusia Vladimir Putin" dan My President? Nyet (bahasa Rusia bukan presiden saya). Mereka menggambarkan kedekatan Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Pemandangan yang sama juga terjadi di Los Angeles City Hall, yang dihadiri oleh ratusan pengunjuk rasa menentang Trump, sambil meneriakkan 'Lawan! Lawan! Lawan'. Bahkan demonstrasi anti-Trump juga digelar di halaman Palace of Westminster, London, parlemen Inggris.
Sebanyak 1,85 juta warga Inggris menanda tangani petisi menuntut agar undangan kunjungan Trump yang disampaikan PM Inggris Theresa May segera dibatalkan. "Kita bisa menyaksikan betapa kelirunya warga AS memilih Trump. Sama halnya kekeliruan Inggris keluar dari Uni Eropa, Brexit!" tutur salah seorang anggota parlemen dalam debat yang berlangsung sore waktu setempat. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026