Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
Polda Bali Kumpulkan Penjual Bahan Kimia
Kamis, 23 Maret 2017,
06:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Polda Bali mengumpulkan seluruh pemilik toko penjual bahan kimia di wilayah Denpasar, pada Rabu (22/3). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi merebaknya penjualan bahan kimia untuk dijadikan bom oleh kelompok kaum radikal.
Menurut Wadir Intel Polda Bali AKBP Dekananto Eko Purwono, pihaknya memanggil 16 orang pemilik toko penjual bahan kimia ke Polda Bali, Selasa (20/3) siang. Pemanggilan ini untuk diajak bersinergi sekaligus memberikan informasi pada polisi, apbila ada konsumen yang membeli bahan kimia dalam jumlah tinggi tanpa alasan jelas.
“Jadi, apabila ada pembeli yang mencurigakan segera dilaporkan. Kami berharap para penjual bahan kimia turut serta membantu polisi dalam mengantisipasi terorisme,” ujarnya, Rabu (22/3).
Mantan Kapolres Tabanan ini mengatakan bahan kimia menjadi salah satu bahan dasar alat peledak atu bom yang dipakai teroris. Seperti halnya, kasus Bom Bali 1 dan 2, alat peledak itu dirakit sendiri dan bahan-bahan yang diperoleh di toko penjual bahan kimia.
“Untuk itu harus dilakukan pencegahan, jangan sampai terulang lagi Bom di Bali,” ungkapnya.
AKBP Dekanto berharap, toko penjual bahan kimia yang ada di Denpasar mengawasi pembelian dalam skala besar. Selain itu, mencatat identitas dan melapor bila merasa curiga.
“Setiap penjual wajib memiliki izin sesuai ketentuan berlaku,” tegasnya.
Sementara, dalam pertemuan yang digelar sekitar pukul 10.00 hingga 13.00 tersebut, anggota Gegana Brimobda Bali, menyampaikan pengertian tentang handak, jenis-jenis handak, seperti geranat nanas dan manggis. Termasuk langkah-langkah yang diambil bila melihat barang mencurigakan berupa bom, sebaiknya melapor ke polisi.
“Bila bahan kimia dipadukan dengan bahan lain, maka akan menjadi rangkaian bom dengan daya ledak tinggi. Untuk itu perlu dilakukan pengawasan ketat,” tegasnya.[bbn/spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2024 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026