Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polisi Tembak Tiga Perampok di Kuta, Dua Masih Buron

Rabu, 3 Mei 2017, 20:20 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Beritabali.com, Kuta. Lima kawanan perampok yang beraksi di depan Cocomart Legian Kaja Jalan Legian Kuta Badung, Sabtu (22/4) pagi lalu, terus diperiksa jajaran penyidik Polsek Kuta. Polisi menembak 3 kaki pelaku dan kini masih mengejar dua pelaku lainnya yakni Ardi dan AS.
 
“Pengejaran terhadap Ardi dan AS sudah kami lakukan hingga ke Banyuwangi Jawa Timur, namun hingga kini belum tertangkap,” tegas Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara didampingi Kanitreskrim Iptu Arya Seno Wimoko, pada Rabu (3/5).
 
Dijelaskannya, Ardi dan AS beraksi bersama 5 tersangka lainnya yang kini sudah meringkuk ditahanan. Yakni, BA alias Alex (27) asal Ambon tinggal di Perum Dukuh Sari Gang Banteng Blok D kos Wisma Galaksi, Denpasar Selatan. DM WK alias Dewa (25) asal Lombok Barat tinggal di Jalan Oboroi Seminyak Kuta. RJ alias Iwan (29) asal Flores tinggal di Jalan Pulau Yoni Pemogan Denpasar Selatan. YEM alias Elton (37) asal Kupang NTT, tinggal di Jalan Tukad Pule Gang Teratai Putih Sesetan, Denpasar Selatan. Terakhir, SM alias Septi (32) asal Manado, tinggal di Jalan Buser Sari Gang Lembu Sora nomor 5 Pemogan Denpasar Selatan.
 
Ketujuh pelaku datang mengendarai 6 sepeda motor dan mengeroyok dua orang waria, Vheely H.Roring Pandey (28) tinggal di Jalan Glogor Carik Gang Ratna Indah Pemogan Denpasar Selatan dan Natasya Kilapong (26) tinggal di Jalan Glogor Carik Gang Ratna Indah Pemogan Denpasar Selatan.
 
Pengeroyokan terjadi di depan Cocomart Legian Kaja Jalan Legian Kuta Badung, Sabtu (22/4) sekitar pukul 03.30 Wita. Tak hanya mengeroyok, ke 7 tersangka menggasak Iphone 6, Iphone 4, samsung A5, kartu ATM BCA dan uang Rp 600.000 milik para korbannya. 
 
“Setelah kami menangkap tersangka Iwan, tiga pelaku lainnya ditangkap di rumahnya (Dewa, Elton dan Septi). Untuk tersangka Alex kami tangkap di Jember, Jawa timur,” bebernya.
 
Dijelaskannya, ketujuh tersangka berperan dalam aksi pengeroyokan tersebut. Ada yang memukul, mengawasi keadaan disekitar dan ada yang bertugas merampas barang-barang korban. Tersangka Iwan sempat mengancam korban dengan pisau agar tidak kabur. 
 
“Tiga tersangka Iwan, Dewa dan Alex terpaksa ditembak kakinya karena melawan anggota,” bebernya.
 
Selain merampok dua waria, ke tujuh tersangka juga mengaku pernah merampok seorang bule di seputaran Jalan Plawa, Kuta. Modus operandi yang mereka lakukan yakni berpura-pura menawarkan jasa ojek dan pelaku lainnya mengikuti dari belakang. Setelah tiba ditempat tujuan, kawanan rampok sadis ini mengancam korban dengan pisau dan pistol (pistol mainan), selanjutnya merampok tas korban berisi HP dan uang tunai.
 
“Barang bukti yang diamankan yakni 1 buah HP milik korban, 1 buah pisau, 1 pistol mainan, pedang, senjata air soft gun, dan 6 unit motor. Kami masih menyelidiki apakah mereka beraksi di tempat lain,” ujar mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini.[bbn/spy/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami