Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Dua Ibu Rumah Tangga Gelapkan Belasan Mobil dan Motor
Minggu, 7 Mei 2017,
21:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Dua ibu rumah tangga, Ni Putu Ernayanti (32) dan Ni Kadek Sumariasih (34), nekat menggelapkan belasan mobil dan motor. Mereka akhirnya ditangkap jajaran Polsek Mengwi. Polisi mengamankan belasan mobil dan motor senilai Rp 1 miliar, milik usaha sewa kendaraan Mahadipa Rent Car, di Jalan Raya Abianbase, Banjar Muncan, Kapal, Mengwi.
Menurut Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan, didampingi Kapolsek Mengwi Kompol I Nengah Patrem, kasus ini dilaporkan pemilik usaha sewa kendaraan, I Wayan Sujana (42), asal Marga, Tabanan, ke Polsek Mengwi, Rabu (3/5) lalu. Korban melaporkan, 8 mobil dan 6 motor miliknya yang disewa penyalur tenaga kerja Indonesia (TKI) Ni Putu Ernayanti dan Ni Kadek Sumariasih, dari akhir Februari 2017 lalu tidak dikembalikan.
“Anggota langsung menyelidiki kasus penggelapan tersebut,” ujar Kapolres.
Dipimpin Kanit Reskrim Polsek Mengwi Ipda Ferlanda Oktora, langsung memburu kedua pelaku. Pada Jumat (4/5), Ni Putu Ernayanti, ditangkap di rumahnya di Banjar Titih, Kapal, Mengwi. Selang beberapa jam, giliran pelaku Ni Kadek Sumariasih, diringkus di kosnya di jalan Drupadi, Denpasar Timur.
Dari pengakuan tersangka, mobil dan motor yang disewa dari usaha rencar milik korban telah digadaikan ke seseorang bernama Pak Deva di wilayah Tabanan. Barang-bukti kendaraan roda dua dan roda empat yang berjumlah 14 unit berhasil diamankan. Diantaranya, 3 Yamaha N-Max, 2 Honda Scoopy, 1 Honda Vario, 5 mobil Toyota Avansa dan 3 Daihatsu Xenia.
“Kerugian korban ditaksir mencapai Rp 1 miliar. Modus pelaku, menyewa kendaraan secara berulang-ulang dan digadaikan lagi ke orang lain (Pak Deva) yang masih berstatus saksi,” tegas Kapolres.
Dipemeriksaan, tersangka Ni Putu Ernayanti mengaku terpaksa menggadai kendaraan milik korban karena butuh banyak uang. Pasalnya, usahanya yang bergerak dibidang penyalur tenaga kerja ke luar negeri macet.
“Beberapa orang telah membayarkan uang ke saya agar bisa diberangkatkan ke Australia untuk bekerja di sana. Namun, karena ada permasalahan, akhirnya mereka tidak bisa berangkat. Sedangkan uangnya telah habis saya pakai. Untuk mengembalikan uang itu saya menggadaikan kendaraan yang saya sewa,” terangnya. [bbn/spy/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3823 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1767 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026