Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Laki-Laki Mengidap Gangguan Jiwa Bawa Kabur Sepeda Motor Terparkir

Selasa, 23 Mei 2017, 07:00 WITA Follow
Beritabali.com

IWB, penderita gangguan jiwa berdamai dengan pelapor setelah ketahuan mencuri sepeda motor terparkir. [bbcom]

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Beritabalicom, Karangasem. Sepeda motor vario berwarna putih biru dengan nomor polisi DK 6470 EV milik I Nyoman Merta raib setelah  diparkir dengan meningalkan kunci pada motor di jalan raya Purwakerti, Abang, Karangasem.  
 
Kejadian tersebut berselang hanya beberapa menit setelah ditinggal membakar jagung yang jaraknya kurang dari 10 meter dari lokasi parkir sepeda motor tersebut.
 
[pilihan-redaksi]
“Saya parkir sekitar jam 11.00 WITA untuk membakar jagung, kemudian sekitar pukul 12.30 WITA saya mendapati sepeda motor saya sudah tidak ada lagi di tempat tersebut,” ujar I Nyoman Merta, Senin (22/5).
 
Di lokasi sekitar kejadian juga ada tempat praktek bidan yang kebetulan saat itu sedang ramai karena ada yang melahirkan dan didepannya juga terparkir beberapa motor, namun kemungkinan karena motor milik Merta ada kuncinya si pencuri dengan mudah membawa kabur sepeda motor tersebut.
 
Selang beberapa saat Kejadian tersebut diadukan ke Polsek Abang, kemudian atas perintah kapolsek Abang AKP Nyoman Sugita Yasa memerintahkan jajarannya untuk segera melaksanakan penyelidikan atas laporan kehilangan tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, didapatkan informasi bahwa sepeda motor vario tersebut dibawa kabur oleh IWB yang selama ini diketahui mengidap gangguan jiwa, dan sudah berulang kali pernah di rawat di Rumah Sakit Jiwa Bangli.
 
“Setelah kami datangi rumah IWB, dari pihak keluarga memberikan surat keterangan dari RSJ Bangli bahwa IWB memang benar mengalami gangguan jiwa, selain itu IWB juga sudah berulang kali masuk RSJ sejak tahun 2012,” ujar Kapolsek Abang AKP Nyoman Sugita Yasa.
 
Setelah berkordinasi dengan korban dan mengetahui keadaan IWB, korban I Nyoman Merta memutuskan untuk tidak membuat laporan lantaran kondisi pelaku mengalami gangguan jiwa. [igs/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami