Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polisi Bekuk Empat Maling Spesialis ATM

Senin, 29 Mei 2017, 20:48 WITA Follow
Beritabali.com

Empat kawanan maling yang kerap beraksi di ATM menyasar korban warga asing. [bbcom]

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Beritabali.com, Badung. Empat maling spesialis ATM, yakni I Kadek Depin (27), I Made Suardana alias Beker (34), I Gede Ardana (33) dan I Gede Sukarmaya (35), kini mendekam di tahanan Polsek Kuta. Mereka mengambil uang turis Jepang, Mikiko Kyo (30) yang sedang bertransaksi di ATM Mandiri di Toko Circle K Jalan Legian Kuta, Rabu (24/5) malam. 
 
Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara mengatakan, modus kawanan maling ini cukup rapi dan terorganisir. Mereka menunggu korbannya di ATM, mayoritas warga asing. 
 
[pilihan-redaksi]
Setelah korban masuk ke dalam ATM, mereka memiliki peran masing-masing. Ada yang berusaha membantu, berpura-pura kenal dan mengajak mengobrol. Namun begitu korban lengah, uang korban diam-diam sudah berpindah-tangan. 
 
"Itulah yang terjadi menimpa korbannya, warga negara Jepang, Mikiko Kyo saat bertransaksi mengambil uang di ATM,” bebernya Senin (29/5). 
 
Awalnya, sekitar pukul 19.00 WITA, korban Mikiko mengambil uang di ATM Bank Mandiri sebesar Rp 2 juta, setelah dipandu oleh tersangka Kadek Depin. 
 
Namun tanpa sepengetahuan korban, Kadek Depin dengan kecepatan tangannya bertransaksi untuk kedua kalinya sebesar Rp 2 juta. Transaksi kedua kali ini, korban hanya diberikan uang Rp1 juta, sedangkan Rp1 juta lagi diambil pelaku diam-diam. 
 
"Tiba-tiba M-Banking di HP korban muncul pemberitahuan adanya transaksi sebesar Rp4 juta, sehingga korban curiga uangnya diambil paksa,” ujar Kapolsek didampingi Panit I, Iptu Budi Artama. 
 
Korban yang menginap di Jalan Mataram Kuta ini melaporkan kejadian ke Polsek Kuta. Beberapa jam dilaporkan, keempat pelaku, I Gede Ardana, I Kadek Depin dan Beker asal Tianyar, Karangasem, serta I Gede Sukarmaya, asal Buleleng ini, ditangkap di Jalan Dewi Sri, Kuta. 
 
Dari pengakuan para pelaku, aksi tersebut dilakukan berulang-kali dengan sasaran wisatawan asing yang menarik uang di ATM. 
 
"Mereka sudah berkali-kali beraksi dengan modus yang sama,” tandasnya. [spy/wrt] 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami