Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Sajak Bebeke Putih Jambul dan Maknanya
Rabu, 14 Juni 2017,
11:09 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Sajak bebeke putih jambul (itik berjambul putih) tidak asing bagi orang Bali. Sajak ini bahkan dinyanyikan oleh rare atau anak kecil Bali dalam setiap permainan maupun pelajaran sekolah. Namun apa makna sesungguhnya sajak ini?
Secara lengkap, berikut sajak tersebut:
Bebeke putih jambul - makeber ngaja-kanginan
Teked di kaja kangin - trus ditu ya menceg
Terjemahan dalam Bahasa Indonesia yakni:
Itik berjambul putih terbang ke arah timur-laut
Sampai di timur-laut, di sana mereka mendarat
[pilihan-redaksi]
Terlintas sajak ini begitu sederhana. Namun, sajak ini ternyata memiliki makna tersirat.
Thomas A. Reuter (2005) dalam bukunya Custodians of The Sacred Mountains menyatakan sajak tersebut menggambarkan bagaimana Desa-Desa Bali Aga di Bali yang begitu banyak, walau memiliki perbedaan satu sama lain namun tetap berkumpul dan satu menjadi asosiasi lokal. Menurutnya, identitas budaya yang berbeda itu menapis ke atas dan menetes ke bawah pada waktu yang sama.
Itu kemudian tergambar dalam perayaan Purnama Kapat di Pura Pucak Penulisan, pura dari kawasan Bali Aga yang paling luas.
Dalam upacara, Jero Kubayan dan Jero Bau (pemimpin desa) dari banyak desa dengan memakai tutup kepala khas warna putih duduk di depan kumpulan manusia yang begitu banyak. Mereka menghadap dewa-dewa leluhur kawasan dalam rangka melaksanakan tugas sebagai pemimpin-pendeta.
Bayangan dari perkumpulan perayaan regional dari pemimpin desa dari banyak masyarakat inilah yang kemudian digambarkan dalam sajak populer bebeke putih jambul. [wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026