Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Donasi Influencer untuk Keluarga Korban Pengeroyokan di Baturiti Tembus Rp190 Juta

Senin, 27 Juli 2026, 16:33 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Donasi Influencer untuk Keluarga Korban Pengeroyokan di Baturiti Tembus Rp190 Juta.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Bantuan bagi keluarga KD, warga Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, yang meninggal dunia diduga akibat pengeroyokan massa di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, terus berdatangan. Sejumlah tokoh masyarakat, relawan, hingga influencer mendatangi rumah duka pada Senin (27/7/2026) untuk menyalurkan bantuan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, bantuan yang diberikan berupa uang tunai, kebutuhan pokok, hingga kendaraan bermotor. Salah satu bantuan disalurkan oleh penggiat sosial asal Buleleng, Ary Ulangun, bersama rekannya Nang Etong dan sejumlah relawan yang menggalang dukungan untuk keluarga korban.

Ary Ulangun mengatakan pihaknya melakukan penggalangan dana selama dua hari. Dari aksi sosial tersebut, donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp190 juta.

"Total donasi yang terkumpul sekitar Rp190 juta. Rencananya dana ini akan kami manfaatkan semaksimal mungkin untuk pendidikan anak-anak korban," ujar Ary.

Ia menjelaskan penggalangan dana resmi ditutup setelah bantuan diserahkan kepada keluarga korban pada Senin (27/7/2026). Keputusan tersebut diambil agar kepedulian masyarakat juga dapat menjangkau warga lain yang membutuhkan bantuan.

"Kami tutup setelah penyerahan bantuan. Kami melihat antusias masyarakat sangat besar. Supaya bantuan juga bisa mengalir kepada masyarakat lain yang membutuhkan," jelasnya.

Menurut Ary, para donatur juga menginginkan agar dana bantuan dikelola secara transparan dan tidak langsung dihabiskan. Oleh karena itu, dana akan ditempatkan dalam bentuk deposito sehingga dapat dimanfaatkan untuk biaya pendidikan kedua anak korban pada masa mendatang.

"Kami akan menyerahkan dalam bentuk deposito. Dananya tetap menjadi hak anak-anak korban, tetapi pengelolaannya akan diawasi agar benar-benar digunakan sesuai tujuan, terutama untuk pendidikan mereka," katanya.

Selain bantuan dana, Ary bersama relawan juga menyerahkan satu unit sepeda motor kepada keluarga korban. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan keluarga sekaligus mendukung mobilitas kedua anak korban dalam melanjutkan pendidikan setelah kehilangan sosok ayah.

Sementara itu, sepupu korban, Made Parta, menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada keluarganya.

Menurutnya, pendidikan anak sulung korban yang duduk di bangku SMA kini telah dijamin pemerintah melalui Program Sekolah Rakyat. Namun, keluarga masih berharap adanya bantuan untuk memperbaiki rumah yang kondisinya sudah lapuk.

"Kalau pendidikan anak yang SMA sudah dibantu pemerintah. Kalau ada yang berkenan membantu lagi, kami berharap untuk memperbaiki rumah karena kondisinya sudah lapuk," ujar Suparta.

Sebelumnya, KD meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan massa di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, pada Jumat (24/7/2026) dini hari. Peristiwa tersebut diduga dipicu setelah korban kepergok mencuri ayam aduan milik seorang warga.

Hingga kini, Polres Tabanan telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut dan masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami