Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 14 Juni 2026
Gegara Api Dupa Rumah Terbakar, Rugi Rp50 Juta
Kamis, 29 Juni 2017,
18:56 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Percikan api dupa yang lupa dimatikan saat sembahyang diduga menjadi penyebab kebakaran bangunan tempat penyimpanan alat-alat upakara milik Ni Nengah Sumitri (55) di Jalan Teropong, Banjar Delod Puri, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Tabanan, Kamis (29/6).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.30 WITA itu. Namun bangunan nyaris ludes dan kerugian material yang diderita korban mencapai Rp50 juta.
[pilihan-redaksi]
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, pemilik rumah Sumitri melaksanakan persembahyangan sekitar pukul 09.15 WITA. Korban kemudian menaruh dupa di pelangkiran bangunan lantai 2. Karena merasa aman, korban kemudian pergi berbelanja ke pasar.
Tak berselang lama atau sekitar 10 menit kemudian, kedua anak korban Ni Putu Trisnayanti (33) dan I Made Sumerta Yasa (30) melihat api sudah berkobar di gudang yang berukuran 5 x 3 tersebut. Kontan saja dibuat terkejut dan meminta pertolongan warga untuk menghubungi pihak kepolisian Polsek Kediri dan pihak Polsek Kediri langsung menelpon pemadam kebakaran.
Dua unit mobil pemadam kebakaran Tabanan tiba sekitar 10 menit kemudian untuk memadamkan api yang sudah meludeskan isi dan bagian atap gudang tersebut. Saat itu pula warga setempat, PMI dan pihak kepolisian bersama-sama bergotong royong memadamkan api. Api pun bisa dimatikan selama 30 menit.
Menurut penuturan keluarga korban, tidak ada barang-barang yang berharga terbakar. Hanya perlengkapan upakara yang ludes sebab bangunannya tersebut berada dilantai dua. Sedangkan bangunan yang berada dibawahnya, antara lain, satu buah kamar mandi, tiga buah tempat tidur, satu buah dapur, dan satu buah kamar tamu tidak kena imbas, hanya saja kena imbas basah saat pemadam melakukan pemadaman api.
Kapolsek Kediri, Kompol I Nyoman Sumarajaya menjelaskan, puing bangunan tersebut sudah ludes terbakar. Kebakaran dikarenakan dupa sebab pemilik rumah sebelum pergi berbelanja usai sembahyang.
"Penyebabnya adalah api dupa, setelah kami cek bersama tim inafis," jelasnya.
Dirinya menambahkan, akibat peristiwa tersebut diperkirakan kerugiannya mencapai Rp50 juta. Sedangkan bangunan yang berada dibawahnya tersebut tidak kena imbas gosong. Hanya basah saja akibat pemadaman api.
"Tadi sudah ditangani secara bersama-sama oleh warga, polisi dan pemadam kebakaran," jelas Kompol Sumarajaya. [nod/wrt]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1011 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026