Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pisang Berbuah Aneh Gegerkan Warga Desa Mendoyo Dauh Tukad

Rabu, 5 Juli 2017, 21:12 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Beritabali.com, Jembrana. Warga Banjar Tengah, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Jembrana, dihebohkan dengan sebuah pohon pisang bertandan 7, yang tumbuh di kebun milik Gusti Ngurah Putu Sariba (70) seorang tokoh Pemangku Tapakan Rangda Tempak Antap Sari. 
 
Anehnya, 7 tandan buah pisang itu, tumbuh pada bagian batang tengah pohonnya, dan berbeda dengan tanda buah pisang pada umumnya yang tumbuh pada bagian atas pohon.
 
[pilihan-redaksi]
Informasi dari pihak keluarga, Rabu (5/7) menyebutkan, keberadaan pohon pisang berbuah aneh itu, baru diketahui Selasa (4/7) siang. Yang mengetahui pertama kali, ialah Gusti Ngurah Komang Binaharta. Binaharta saat itu kebetulan sedang membantu persiapan resepsi upacara Pemalaspasan di rumah sebelah utara salah satu anggota keluarga pemilik kebun tersebut dan secara tidak sengaja melihat pohon pisang berbuah aneh. 
 
“Saya pas buang air kecil. Awalnya, sebenarnya mau kencing agak ke utara. Tetapi saya terus geser-geser ke selatan sampai ke sini, dan terkejut melihat buah pohon pisang itu,” ujar Binaharta yang juga berada di lokasi, Rabu kemarin.
 
Setelah penemuan pohon pisang aneh, akhirnya terdengar ke telinga warga setempat lalu seketika membuat heboh kalangan keluarga maupun warga lainnya. Kehebobahan atas penemuan pohon pisang berbuah aneh itu, juga semakin menjadi-jadi, karena sempat terjadi beberapa kejanggalan. Di mana malam sebelum ditemukan pohon pisang tersebut, sang pemilik kebun, Gusti Ngurah Putu Sariba, sempat mendadak sakit meriang disertai sesak hingga harus dilarikan ke UGD RSUD Negara. 
 
Kemudian Selasa pagi itu, salah satu keponakan pemilik kebun sempat kerauhan (kerangsukan) ketika menjenguk Sariba, yang seketika juga sudah dapat sehat kembali setelah diperciki tirta (ari suci) pada pagi tersebut.
 
Tetapi untuk kaitan sejumlah kejanggalan dengan penemuan pohon pisang berbuah aneh itu, belum dapat dipastikan pihak keluarga. Pasalnya, pihak keluarga belum sampai berusaha menanyakan kepada orang pintar, karena sebelumnya masih disibukan dengan kegiatan upacara Pemalaspasan itu. Sementara ini, pohon pisang tersebut, masih dibiarkan dengan dipagari kayu. 
 
“Pohon pisang aneh ini kita pagari dulu dengan kayu agar  tetangga saat melihat tidak terlalu dekat, sambil menunggu jika diperlukan ditanyakan kepada orang pintar ,” imbuh anak pemilik kebun, Gusti Ngurah Cinar. [jim/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami