Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 17 September 2026
Dua Preman Lakukan Pungli, Rata-Rata Dapat Rp1,7 Juta Tiap Bulan
Kamis, 6 Juli 2017,
21:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Tim Opsnal I Subdit Jatanras Dit. Reskrimum Polda Bali menangkap tangan pelaku pungli, yakni IGS (38) dan AS (35). Keduanya ditangkap saat akan mengambil jatah di Conanto Bakery di jalan Dalung Permai, Badung, Rabu (5/7) malam.
Menurut Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja, kedua preman tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Tersangka IGS sendiri merupakan salah satu ormas merangkap Ketua/Kordinator Lapangan wilayah Dalung Permai, Badung.
"Tersangka ditangkap saat melakukan pungli di toko Conanto Bakery di Jalan Dalung Permai pada hari Rabu, 5 Juni 2017, sekitar pkl 21.30 Wita dengan barang bukti uang tunai sebesar 150 ribu. Dalam pungli tersebut pelaku minta bantuan untuk diantar saksi, Septi," jelasnya Kamis (6/7).
[pilihan-redaksi]
Setelah diinterogasi dan dilakukan pengembangan oleh Opsnal Tim Subdit Jatanras Dit. Reskrimum, tersangka IGS mengakui telah melakukan Pungli di beberapa toko/warung setipa bulannya. Antara lain, Conanto bakery sebesar Rp150 ribu. Toko sembako Bali Jaya sebesar Rp200 ribu. Toko Surya Kaca sebesar Rp 250 ribu. PT Padi Mas sebesar Rp100 ribu. Toko baliho Rp150 ribu. Mie setan sebesar Rp50 ribu. Go mart sebesar Rp100 ribu.
Selanjutnya, Toko TV Elektroknik sebesar Rp100 ribu. Warung makan pak Raden sebesar Rp100 ribu. Pom bensin gatsu barat sebesar Rp150 ribu. Toko emas sebesar Rp50 ribu. Konter HP sebesar Rp100 ribu. Toko perlengkapan bayi sebesar Rp100 ribu. Mie ayam sebesar Rp50 ribu. Konter hp Oppo sebesar Rp50 ribu.
“Selain itu, pelaku juga mengaku telah memerintahkan anak buahnya yakni tersangka AS untuk memungut uang di toko Baliho sebesar Rp200 ribu, pada hari Selasa, tanggal 4 Juni 2017. Uang tersebut sudah disetor kepada pelaku IGS," tegasnya.
Kemudian tersangka IGS Juga mengaku aksi pungli tersebut sudah dilakukan sejak 3 tahun lalu dengan rata-rata perbulan pendapatan dari uang pungli totalnya mencapai Rp 1.700.000.
"Dari uang hasil pungli, sebesar Rp. 1.000.000 digunakan untuk uang kas korlapnya dan sisanya untuk minum-minum di poskonya,” bebernya.
Selain itu, petugas juga menggeledah Posko dan ditemukan 2 buah pedang yang diakui milik temannya, Amoy. Sementara barang bukti yang diamankan petugas yakni uang Rp350.000, 1 lembar nota pungutan, dan 2 buah kartu id ormas. [spy/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5507 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2316 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1129 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026