Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Tinga-Tinga Geger, Sumber Air Warga Tercampur Racun Hama
Rabu, 12 Juli 2017,
21:18 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Buleleng. Warga di Desa Tinga-Tinga Kecamatan Gerokgak digegerkan dengan keberadaan sumber air pada bak penampungan yang disalurkan ke rumah-rumah warga untuk dikonsumsi telah tercampur dengan racun hama berupa pestisida, bahkan sejumlah warga, Rabu (12/7) menduga adanya faktor kesengajaan yang dilakukan, sehingga dilaporkan ke Polsek Pelabuhan Kawasan Laut Celukan Bawang.
Berdasarkan sejumlah informasi dan data yang dikumpulkan, tercampurnya air yang dikelola Bumdes setempat baru diketahui ketika Ketut Sugiarta (23) warga Dusun Juntal Desa Tinga-Tinga mencuci tangan pada kran saluran air di halaman rumahnya hingga mencium bau pestisida, bahkan ketika ke kamar mandi Sugiarta semakin curiga, sebab air yang dikeluarkan dari kran dan berada di bak kamar mandi berwarna putih dan juga berbau pestisida.
[pilihan-redaksi]
Hal itu selanjutnya dilaporkan kepada Kepala Desa Tinga-Tinga Made Suardipa (55) dan langsung memastikan air minum yang dikelola Bumdes itu telah tercampur dengan racun hama pestisida sehingga langsung dilaporkan ke Mapolsek Pelabuhan Laut Kawasan Celukan Bawang melalui Bhabinkamtibmas.
“Kami belum tahu yang sebenarnya apa yang terjadi, namun yang jelas air minum pada bak penampungan yang dikelola bumdes desa kami sudah tercemar dengan pestisida, itu secara kasat mata kita melihat air keruh berwarna putih, kemudian berbau pestisida,” ujar Suardipa.
Kapolsek Pelabuhan Laut Kawasan Celukan Bawang, AKP Ketut Wisnaya mengakui untuk sementara upaya penanganan masih dilakukan kepolisian, sehingga kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan penyidikan termasuk mendatangkan Tim Labforensik.
“Begitu mendapatkan informasi kita langsung bergerak dan mengecek bak-bak penampungan air yang dikelola Bundes Tinga-Tinga, sementara belum ada dugaan sabotase, namun kita akan masih melakukan pengembangan dan hari ini beberapa sample diambil Tim Labforensik untuk memastikan kandungan pada air itu,” ungkap Wisnaya.
Sejumlah sample air yang tercampur dengan racun hama itu diambil pada bak penampungan III dan IV serta air yang berada di bak kamar mandi salah satu warga yang diduga telah tercemar dengan pestisida itu.
“Sample air sudah diambil nanti dilakukan pemeriksaan secara laboratorium untuk memastikan kandungan pada air itu,” ujar Wisnaya.
Untuk memastikan air yang tercampur pestisida itu tidak dikonsumsi warga, Aparat desa untuk sementara telah mengeluarkan imbauan, di mana air yang dikelola desa itu memenuhi kebutuhan harian sekitar 200 KK di Dusun Juntal dan Dusun Merta Sari, sehingga untuk sementara, Kepala Desa melalui Kecamatan meminta bantuan BPBD Kabupaten Buleleng untuk mendrop kebutuhan air di kedua dusun tersebut. [mds/wrt]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2931 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026